Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kertas Thermal

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kertas Thermal


Tya Widianingsih | 14 Jan 2020 | 3767

 

Apabila setelah membeli belanjaan di supermarket, melakukan pembayaran, melakukan transfer uang melalui mesin ATM, biasanya sebagai tanda bukti melakukan transaksi, Kamu akan menerima selembar kertas kecil. Kertas tersebut berisikan transaksi yang Kamu lakukan beserta informasi penting lainnya. Tak jarang, kertas kecil tersebut sangat penting karena digunakan sebagai barang bukti.


Tahukah Kamu? Kertas yang sering Kamu temui tersebut disebut dengan kertas thermal. Yak! Kertas thermal dalam dunia percetakan Jakarta disebut dengan kertas thermal printer atau biasa disebut dengan kertas continuous form yang memiliki ukuran kecil dan berbentuk seperti kertas roll. Kertas semacam ini dibutuhkan oleh pengusaha/pebisnis. Tak jarang Kamu menemukannya setelah melakukan transaksi.

 

Baca Juga:  Jenis Bahan untuk Cetak Roll Banner pada Digital Pinting


Seperti biasa, Kamu bisa menemukan contoh kertas seperti ini di struk kasir, slip gaji, struk ATM dan berbagai produk percetakan Jakarta lainnya. Apabila Kamu sedang mencari kertas tersebut, Kamu bisa menemukannya di toko percetakan yang menyediakan segala kebutuhan percetakan. Sumber lainnya mengatakan bahwa thermal paper atau kertas thermal adalah kertas yang dipenuhi dengan bahan kimiawi yang akan berubah warna ketika dipanaskan.


Nah, untuk mengenal lebih jauh mengenai kertas tersebut, mari simak informasinya berikut ini:


Tekstur Kertas Thermal

Tekstur kertas ini adalah licin. Selain digunakan sebagai bukti transaksi pembayaran, kertas thermal juga menjadi salah satu kertas yang digunakan untuk faksimile. Kertas thermal disebut juga sebagai kertas gulungan audit. Permukaan kertas thermal dilapisi dengan campuran zat warna serta matriks. Biasanya percetakan Jakarta tidak menyediakan kertas seperti ini, sehingga Kamu harus membelinya di toko percetakan khusus.

 

Kandungan dalam Kertas Thermal

Berdasarkan penelitian, kandungan senyawa kimia bernama Bisphenol A atau BPA ditemukan dalam kertas thermal. Selain mengandung BPA, kertas thermal juga mengandung BPS. Lapisan pada permukaan kertas thermal yang dilapisi dengan campuran zat warna serta matriks, akan bereaksi dengan asam dan berubah warna ketika dipanaskan di atas titik leburnya.

 

Jadi, di permukaan kertas thermal sendiri terdapat campuran bahan pewarna padat dan kandungan yang sesuai seperti fluoran leuco dye dan octadecylphosphonic acids. Kamu tidak bisa mencetak tulisan di percetakan Jakarta biasa karena mereka tidak menyediakan pelayanan tersebut.

 

Digunakan bersama dengan Printer Thermal

Kertas thermal digunakan bersama dengan printer thermal. Sehingga tidak tersedia pada percetakan Jakarta pada umumnya. Printer thermal merupakan jenis printer yang menggunakan proses cetak dengan teknologi pemanas untuk mengaktifkan tinta. Dibandingkan dengan printer dot matrik, printer thermal lebih efisien dan ekonomis. Printer thermal juga berukuran kecil sehingga tidak memakan banyak ruang. Printer thermal dan kertas thermal bisa Kamu temukan di toko percetakan Jakakarta yang ada di sekitar Kamu, salah satunya di PrintQoe.com.

 

Baca Juga: Jangan Asal Cetak Stiker Murah, Kenali Kualitas Tiap Bahannya

 

Cara Kerja dalam Menghasilkan Tulisan di Kertas Thermal

Kertas thermal yang telah terlapisi senyawa kimia dan dipadukan dengan teknologi yang mampu mengaktifkan tinta dalam printer thermal, akan menghasilkan tulisan di atas kertas tersebut. Percetakan Jakarta belum tentu bisa mencetak di atas kertas thermal karena mesin cetaknya pun berbeda. Percetakan murah hanya melayani kegiatan mencetak biasa karena kertas thermal memang hanya ditemukan di tempat khusus.

 

Memasang kertas thermal di printer thermal bisa dengan membuka kap pada printer dan menariknya ke atas. Dilanjutkan dengan menekan tuas untuk membuka kunci penutup dan membuka penutup printer. Setelah kap terbuka, Kamu bisa memasukkan rol baru dan memastikan bahwa arah kertas sudah tepat sesuai dengan yang seharusnya. Kemudian, tarik keluar ujung kertas untuk memastikan bahwa kertas sudah terpasang dengan benar. Terakhir, terkan kedua sisi penutup untuk menutupnya.

 

Bahaya Kertas Thermal

Jika Kamu sering menemukan kertas thermal usai melakukan transaksi, pastikan jangan menyimpan kertas thermal terlalu lama. Jika Kamu menyimpannya di dompet maupun kantong pakaian, kanker payudara, kanker prostat, diabetes dan obesitas bisa menjadi risiko yang mengintai kesehatanmu.


Itu tadi merupakan beberapa fakta yang perlu Kamu ketahui tentang kertas thermal. Pergunakan dan simpan lah kertas thermal sesuai dengan kebutuhan Kamu. Pastikan keamananmu terjamin dan transaksimu tetap berjalan lancar. Untukmu yang memiliki kebutuhan cetak dokumen sekarang terdapat jasa cetak online yang bernama PrintQoe.com.

 

Baca Juga: Wallpaper Cetak atau Wallpaper Stiker, Mana yang Lebih Awet?