Tips Rekrutmen yang Sukses

Tips Rekrutmen yang Sukses


Andi Ichlas | 09 Jul 2018 | 4786

Menemukan kandidat pekerja yang terbaik di bidangnya bak 'mencari jarum di tumpukan jerami'. Alias sulit sekali. Merekrut calon karyawan selalu menjadi pekerjaan yang rumit. Bila salah langkah, bisa saja calon karyawan yang tidak sesuai kualifikasi berhasil diterima, sedangkan yang berkompeten justru tersingkir. Hal ini kerap terjadi bila kita hanya melihat rupa sesaat, bukan pada pengalaman atau skill. Bagaimanapun, karyawan yang akan bekerja akan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan.

Bagi Anda yang akan melakukan perekrutan karyawan baru, ada beberapa kiat merekrut kandidat pekerja sebelum memutuskan apakah mereka diterima atau tidak.

 

1. Tentukan Kualifikasi

Setiap posisi membutuhkan karakter tenaga kerja yang berbeda. Tenaga untuk marketing harus lebih dinamis dan tenaga untuk keuangan harus lebih tekun dan teliti. Dengan menetapkan di awal karakter dari tenaga kerja yang Anda butuhkan, langkah ni akan memudahkan Anda pada tahap selanjutnya.

2. Lakukan tes sesuai kualifikasi

Buat tahapan tes yang bisa membuka karakter dan kemampuan pelamar. Contohnya jika Anda perlu tenaga keuangan yang teliti dan tekun, buat tes yang berkaitan dengan rangkaian data dan angka. Berikan juga tes yang berkaitan dengan ilmu akuntansi.

3. Wawancara dua arah

Pada tahap ini, buat pertanyaan bukan datang dari Anda saja, tapi juga dari pelamar. Biarkan pelamar mendapatkan informasi yang jelas seputar usaha Anda. Khusus tentang pekerjaan yang akan dia isi, target, harapan Anda, serta hak-hak mereka.

4. Tes Psikologi dan Psikotes

Perusahaan dalam memilih calon karyawan selain mempertimbangkan minat, juga akan mempertimbangkan faktor potensi dan kompetensi. Mengingat faktor kompetensi dan potensi tidak dapat diidentifikasi langsung secara tepat dan akurat lewat surat lamaran, maka perusahaan melakukan proses seleksi lanjutan, umumnya evaluasi psikologis, atau dan tes kemampuan teknis. Tes psikologis melalui psikotes biasanya dilakukan di tahap awal sebelum berlanjut di tahap wawancara.

5. Memahami Iklim Kompetisi

Dengan iklim perekrutan yang selalu berubah, Anda perlu memahami di mana terjadi kekurangan tenaga kerja. Agar tetap kompetitif, pertimbangkan kembali gaji yang Anda tawarkan untuk memastikan agar nilai gaji tersebut menarik dan tidak di bawah gaji pada umumnya. Cari juga media lainnya untuk merekrut kandidat dengan menggunakan berbagai platform sosial media atau mengiklankan lowongan pekerjaan Anda lewat distribusi produk dan jasa Anda.

Membuat iklan lowongan kerja untuk mencari kandidat terbaik yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan merupakan salah satu tugas HRD yang penting. Oleh karena itu, membuat iklan lowongan kerja yang tepat tidak hanya dilihat dari kontennya saja. Namun juga tampilannya agar terlihat sebagai perusahaan yang bonafit.