Sukseskan Program Go Green dengan Memaksimalkan Penggunaan Kertas Daur Ulang

Sukseskan Program Go Green dengan Memaksimalkan Penggunaan Kertas Daur Ulang


Tya Widianingsih | 30 Jan 2020 | 735

Kamu pastinya sudah tidak asing dengan istilah perubahan iklim yang sedang marak dikampanyekan beberapa tahun terakhir ini. Tapi sebenarnya apa yang dimaksud dengan perubahan iklim itu? Menurut situs Wikipedia, perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam distribusi pola cuaca secara statistik sepanjang periode waktu mulai dasawarsa hingga jutaan tahun.

 

Istilah ini bisa juga berarti perubahan keadaan cuaca rata-rata atau perubahan distribusi peristiwa cuaca rata-rata, contohnya, jumlah peristiwa cuaca ekstrem yang semakin banyak atau sedikit. Perubahan iklim terbatas hingga regional tertentu atau dapat terjadi di seluruh wilayah Bumi.

 

Akibat perubahan iklim yang tidak remeh itulah, maka kampanye untuk mencegah perubahan iklim sangatlah gencar. Nah, salah satu cara yang bisa kita gunakan untuk mencegah perubahan iklim pun sederhana, bisa mulai kita lakukan dari hal-hal kecil yang kita lakukan setiap harinya.

 

Baca Juga: Cetak Bahan Kemasan Makan yang Tidak Berbahaya Bagi Lingkungan

 

Misalnya, selama ini kita memakai tisu satu hari satu pak, mulai sekarang sudah bisa menguranginya menjadi satu hari bisa digunakan untuk dua hari. Begitu juga dengan belanja di Supermarket. Jika kita belanja barang yang sedikit misalnya hanya membeli 2 bungkus mie instan, lebih baik tidak usah meminta plastik bungkus, tetapi cukup memegangnya saja. Dengan demikian, kita telah bijak dalam memakai bahan-bahan yang dapat merusak alam.

 

Yang paling penting juga adalah penggunaan kertas dalam kehidupan sehari-hari. Alternatif untuk penggunaan kertas adalah kita bisa menggunakan kertas daur ulang. Daur ulang kertas merupakan pengolahan kembali kertas yang sudah dipakai dan tidak digunakan menjadi kertas baru yang bisa dipakai kembali. 

 

Penggunaan kertas daur ulang sangat dianjurkan dalam gerakan Go Green untuk mencegah perubahan iklim. Kertas daur ulang juga dapat dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan. Kertas daur ulang dari limbah kertas bisa dimanfaatkan kembali menjadi kertas baru atau juga untuk kerajinan tangan. Dengan demikian kamu bisa mengurangi pemakaian kertas dan memberi sumbangsih terhadap pelestarian lingkungan. Bekerja sambil tetap menjaga lingkungan sekitar agar tetap asri dan nyaman untuk dihuni.

 

Selain itu, banyak percetakan yang sudah memiliki opsi pemggunaan kertas daur ulang sebagai materi cetak. Tentunya, penggunaan kertas daur ulang harus kita dukung sepenuhnya. Untuk mendukung Gerakan Go Green, kamu bisa jelajahi internet untuk mencari print online yang menyediakan kertas daur ulang.

 

Baca Juga: Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kertas Thermal

 

Untuk jenis kertasnya sendiri, kertas daur ulang dapat ditemui dalam bentu kertas HVS yang sudah umum digunakan untuk mencetak dokumen. Kertas HVS banyak dimanfaatkan baik untuk menghasilkan print berkualitas maupun untuk kebutuhan fotokopi. Jenis kertas yang satu ini sering dikenal akan warnanya yang putih dan proses pembuatannya juga ada yang memanfaatkan bahan daur ulang agar ramah lingkungan. Selain itu, jenis kertas yang satu ini juga biasanya belum mengalami berbagai proses pengolahan lanjutan.

 

Selain untuk mencetak dokumen pekerjaan, kertas daur ulang juga dapat dimanfaatkan untuk mencetak sesuatu seperti undangan. Selain terlihat lebih artistic, mencetak undangan dengan kertas daur ulang dapat membuat kamu mendukung gerakan Go Green untuk mencegah perubahan iklim.

 

Untuk kamu yang ingin mencetak dokumen ukuran A4 dan A3 dengan berbagai pilihan kertas, seperti kertas daur ulang dan fasilitas tambahan seperti penjilidan, laminating, hard cover, dan sebagainya, Kamu bisa menggunakan layanan print online. Di aplikasi print online PrinterQoe.com , Kamu lebih mudah mencari lokasi printer terdekat, lalu mengupload data yang ingin dicetak ke dalam aplikasi PrinterQoe.com. Begitu mudah kan layanan di platform print online kami?

 

Baca Juga: Tinta Printer yang Ramah Lingkungan