Self Publishing, Kelebihan & Kekurangannya

Self Publishing, Kelebihan & Kekurangannya


Tya Widianingsih | 17 Nov 2020 | 72

Punya naskah yang bertumpuk di folder komputer atau hanya tertulis di buku catatan? Mungkin ada baiknya kamu mulai mempertimbangkan untuk melakukan self publishing, atau melakukan buku sendiri. Baik itu novel, cerpen, puisi, ataupun untuk guru yang memiliki rangkuman materi untuk kalangan sendiri.

 

Selain mampu melakukan proses cetak buku satuan, self publishing memiliki banyak keunggulan lain. Namun tentu saja juga memiliki kekurangan. Oleh karena itu, jika kamu memang berniat untuk mengetahui lebih jauh tentang self publishing, simak keuntungan dan kerugian self publishing berikut ini!

 

Keuntungan Melakukan Self Publishing

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang kamu dapatkan jika memutuskan untuk melakukan proses self publishing. Simak selengkapnya!

 

1. Proses Penerbitan Lebih Efisien

Dengan melakukan proses pencetakan buku sendiri, kamu dapat dengan mudah mengeksplorasi hal-hal yang kamu suka pada buku yang akan kamu terbitkan. Karena jika kamu ingin buku kamu dicetak oleh sebuah penerbit ternama, kamu harus siap dengan serangkain proses yang melelahkan.

Jangan kuatir soal kualitas, karena penerbit untuk self publishing ini tidak akan mengkritik, karena memang wilayah kerja mereka hanya sebatas untuk menerbitkan saja. Jadi, tak usah kuatir jika jenis tulisan atau bukumu sedikit tidak biasa daripada buku yang lainnya.

 

2. Biaya Penerbitan Lebih Murah

Penerbit besar biasanya akan melakukan proses pencetakan buku dengan jumlah eksemplar yang banyak pada edisi cetakan pertama. Tentu akan merugikan jika ternyata jumlah buku yang laku terjual tidak sesuai dengan harapan. Apalagi untuk penulis-penulis yang masih pemula.

Sedangkan pada self publishing, kamu bisa melakukan cetak buku satuan, sehingga biaya yang kamu keluarkan juga akan lebih murah. Juga ketika suatu saat kamu membutuhkan sejumlah buku lagi untuk dicetak ulang, kamu juga dapat melakukan cetak buku satuan lagi sesuai dengan kebutuhan. 

 

3. Pengalaman dari Self Publishing

Kamu akan mendapatkan pengalaman yang lebih banyak dalam hal perbukuan jika melakukan self publishing. Karena memang semua hal rata-rata akan kamu kerjakan secara mandiri. 

Tapi tentu saja akan ada kepuasan tersendiri ketika buku yang kamu publikasikan sendiri mampu memenuhi target yang kamu tentukan. Kalaupun sampai kehabisan stok, jangan khawatir karen self publishing memungkinkanmu untuk melakukan cetak buku satuan sesuai dengan kebutuhanmu.

 

Kekurangan Melakukan Self Publishing

Selain kelebihan, ada kerugian yang sebaiknya kamu ketahui jika memutuskan untuk melakukan self publishing, yaitu :

 

1. Kemungkinan Biaya Tambahan

Seperti yang telah dijelaskan bahwa proses self publishing hanya sebatas kamu menyerahkan naskah kamu pada pernerbit. Jadi biaya penerbitan hanya sebatas penerbitan fisik buku saja. Sehingga jika kamu ingin memberikan sesuatu yang lebih baik seperti koreksi atau layout, kamu harus mengeluarkan ekstra biaya lagi.

 

2. Harus Melakukan Semua Sendiri

Kamu tahu bahwa publishing sebenarnya bukan hanya selesai ketika kamu menerbitkan buku. Tapi kamu juga harus berfikir bagaimana supaya buku tersebut dibeli dan dibaca orang. Sekali lagi bahwa self publishing hanya mengcover biaya penerbitan, sehingga untuk proses penjualan dan promosi tetap haru kamu lakukan sendiri.

 

4. Standar Kualitas Kurang Diakui

Seperti halnya barang konsumsi yang lainnya, tentu orang akan berpikir dua kali untuk membeli barang yang kualitasnya masih belum dikenal banyak orang. Berbeda dengan buku yang di publish oleh penerbit terkenal yang kualitasnya memang sudah tidak perlu diragukan lagi. 

Demikianlah ulasan mengenai keuntungan dan kerugian melakukan self publishing. Jika kamu ingin tetap melakukannya, jangan lupa untuk mulai membuat perbandingan harga. Supaya kamu juga dapat membuat kalkulasi mengenai kisaran biaya yang kamu butuhkan, terutama jika butuh melakukan cetak buku satuan. Selamat mencoba, ya!