Quick Tips Membuat Brosur yang Menarik

Quick Tips Membuat Brosur yang Menarik


Jovita Jovita | 04 Sep 2018 | 1788

Teknik promosi yang bisa dibilang tradisional namun masih kerap digunakan saat ini adalah dengan membagi-bagikan brosur. Brosur merupakan salah satu jenis media cetak untuk mempromosikan atau mengiklankan produk atau jasa dari suatu perusahaan. Meski tergolong tradisional, namun cara berpromosi menggunakan brosur ini juga memiliki berbagai fungsi dan keunggulan. Secara umum, brosur memiliki fungsi yang informatif. Artinya bahwa brosur harus bisa membawa informasi dari produk atau jasa yang tengah ditawarkan. Berikut merupakan tips untuk membuat brosur yang menarik : 

1. Membuat konsep

Merancang desain brosur perlu memerhatikan beberapa aspek, salah satunya dalam setiap desain brosur yang dibuat harus benar-benar mewakili perusahaan Kamu. Sebelum memulai untuk membuat brosur menarik tentang bisnis Kamu, pastikan memiliki fitur-fitur penting ini:

  • Logo: Jika perusahaan memiliki logo, berikan gambar yang menampilkan versi resolusi tertinggi agar hasil cetakan terlihat bagus.
  • Gambar: Pilih beberapa foto terbaik dari produk dan layanan Kamu dan mungkin bahkan salah satu dari diri Kamu atau tim Kamu. Sekali lagi, pastikan kualitasnya tinggi.
  • Copy (teks): Informasi yang disampaikan tentu sangat penting, jadi luangkan sedikit waktu untuk menyusun apa yang ingin Kamu katakan sebelumnya - Kamu akan dapat membuat tweak nantinya. Copy brosur harus mencakup dasar-dasar ini:
  • Intro / About us :  wadah untuk mengatakan lebih banyak tentang siapa dan apa yang kelebihan Kamu - apakah itu reabilitas, layanan pribadi, atau produk berkualitas. Cobalah fokus pada satu atau dua pesan utama.
  • Info Produk / Layanan : Persiapkan semua info penting Kamu tentang apa yang ditawarkan bisnismu. Ini membantu membaginya menjadi beberapa kategori, jadi lebih mudah untuk dipahami.
  • Detail kontak : Beri tahu pelanggan cara menghubungi dan sertakan jam kerja Kamu.

2.Mencetak brosur

Setelah menyiapkan draft, logo, dan gambar, maka Kamu siap membuat brosur.

Pilih format

Periksa kembali isi konten. Lalu pilih jenis dan ukuran brosur sesuai kebutuhan, apakah brosur lipat dua (bi-fold), lipat tiga (tri-fold), atau bentuk Z-fold. Jika Kamu membuat menu atau ingin menampilkan banyak informasi mendetail, brosur lipat tiga bisa menjadi pilihan yang baik; sedangkan jika Kamu ingin menyertakan image perusahaan yang menonjol, lipatan ganda memungkinkan memberi lebih banyak ruang.

Buat sample

Ambillah secarik kertas, lipat ke salah satu format ini dan kira-kira tuliskan apa yang Kamu masukkan pada setiap panel. Ini akan membantu untuk memvisualisasikan tata letak dan memilih format terbaik.

Pilih template desain

Ada banyak template desain profesional yang tersedia. Kamu dapat memfilter berdasarkan industri bisnis Kamu, lalu pilih warna atau unggah logo untuk menemukan palet warna yang cocok. Pilih satu atau dua warna utama untuk tampilan lebih eye-catching.

Tata konten

Setelah mendapatkan templatenya, Kamu dapat mulai mengisinya dengan konten. Gunakan judul untuk memecah teks dan idealnya hanya menggunakan satu atau dua font sehingga mudah dibaca.

Pilih kertas

Ketika Kamu senang dengan tata letak dan tampilan desain, pilih stok kertas yang paling sesuai dengan gaya brosur Kamu - ingatlah bagaimana Kamu akan menggunakannya. Misalnya kertas dengan glossy akan cocok dengan warna-warna cerah dan foto besar.

Mencetak brosur bisa di mana saja. Salah satu solusi print on demand yang bisa Kamu andalkan karena menyandang reputasi bagus adalah PrintQoe.com. Print shop online ini bisa memudahkan kita melakukan cetak dokumen dengan cepat, mudah, aman dan dengan harga terjangkau. Brosur yang akan menarik minat konsumen pun bukan sekedar impian.

Mengedarkan brosur

Akan sangat menarik ketika melihat brosur sudah dicetak dengan baik. Kamu dapat membagi-bagikannya di lokasi yang bisa menarik pelanggan potensial, baik di tempat bisnis Kamu atau membawanya ke pameran dagang.