Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi

Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi


Tya Widianingsih | 02 Dec 2020 | 279

Era digital telah memberikan kemudahan akses informasi untuk berbagai hal, termasuk melihat tanggalan lengkap dengan hari liburnya, baik itu kalender masehi maupiun hijriah. Bahkan, kalender sudah menjadi fitur bawaan di semua smartphone, tidak perlu menginstall aplikasi khusus. Meskipun begitu, nampaknya kalender cetak masih eksis dan mudah ditemukan dimana-mana.

 

Hal tersebut dikarenakan kalender cetak tidak hanya memiliki fungsi sebagai pengingat tanggal saja, namun juga bisa menjadi notes, media branding, promosi, bahkan hiasan cantik yang mengisi ruangan. Ya, bentuk kalender sekarang ini sudah bertransformasi sedemikian rupa. Baik itu kalender dinding atau kalender meja, kini bisa di custom dengan berbagai variasi konsep dan bentuk sesuai kreatifitas.

 

Harga cetak kalender juga tidak melulu mahal, artinya bisa disesuaikan dengan keinginan dan budget. Nah, selain cetak kalender masehi, kamu pun bisa custom kalender dengan penanggalan hijriah dengan konsep dan bentuk yang unik lho. Dengan bentuk yang unik, bisa menarik minat anak muda dan anak-anak untuk belajar penanggalan islam. Saebelum itu, yuk ketahui perbedaan kalender keduanya, masehi dan hijriah.

 

Perbedaan Kalender Hijriah dan Masehi 

Di Indonesia sendiri menerapkan sistem penanggalan Masehi. Namun, biasanya percetakan kalender selalu mendampingkan sistem penanggalan Masehi dan penanggalan Hijriah. Adapun untuk harga cetak kalender ialah variatif tergantung pada ukuran, desain, dan kualitas kertas.

 

Baca Juga : 7 Kesalahan dalam Mencetak Kalender Kantor

 

Baik kalender Hijriah maupun Masehi sama-sama mempunyai andil besar bagi kesibukan dan kegiatan kita. Salah satunya ialah memudahkan kita dalam menyusun agenda harian. Berikut diuraikan apa saja perbedaan antara kalender Hijriah dan kalender Masehi. 

 

1. Sejarah Penanggalan

Kalender Hijriah dikenal sebagai sistem penanggalan umat Islam. Sistem penanggalan ini dimulai tahun 1 dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Sedangkan penanggalan kalender Masehi tahun 1 merujuk pada dilahirkannya Nabi Isa AS.

 

2. Perhitungan Tanggal

Kalender Hijiriah perhitungan tanggalnya berdasarkan pada bulan terhadap bumi, makanya sering disebut sebagai kalender lunar. Sedangkan, kalender Masehi perhitungan tanggalnya berdasarkan pada pergerakan matahari terhadap bumi.  

 

3. Jumlah Hari

Jumlah hari kalender Hijriah dalam satu bulan tidak melebihi 30 hari, yaitu antara 29 – 30 hari. Berbeda dengan jumlah hari pada penanggalan Masehi yang bisa mencapai 31 hari dalam satu bulan. Dalam 1tahun ditotalkan jumlah hari untuk kalender hijriah 354/355 hari dan untuk kalender masehi 365 hari.  

 

4. Penentuan Awal Hari

Terkait dengan penentuan awal hari, kalender Hijriah dan Masehi memiliki penentuan yang berbeda. Kalender Hijriah perhitungan awal hari berdasarkan tebitnya matahari sampai terbenamnya matahari. Sedangkan kalender Masehi perhitungan awal hari berdasarkan waktu dari pukul 00.00 waktu setempat.

 

Untuk penamaan hari di kalender Hijriah sedikit berbeda dengan kalender Masehi. Dalam penamaan di kalender Masehi menggunakan nama hari Minggu, sedangkan di kalender Hijriah menggunakan nama hari Ahad.

 

5. Fungsi Kalender

Pada umumnya kalender Hijriah sering berperan apabila berkaitan dengan hari besar keagamaan Islam maupun berkaitan dengan penentuan ibadah. Diantaranya, penentuan tahun baru Hijriah, penentuan awal puasa, maupun penentuan hari raya. 

 

Untuk kalender Masehi sendiri biasa digunakan dalam penjadwalan yang biasa kita gunakan sehari-hari. Lembaga-lembaga pemerintahan maupun swasta menggunakannya sebagai perencanaan dan pelaksanaan sistem kerja. Mulai dari penggajihan, agenda rapat, waktu kerja, libur kerja, cuti dan lainnya. 

 

Biasanya setiap kantor atau perusahaan memilih untuk centak sendiri kalender. Para pengusaha ataupun pimpinan kantor, biasanya menggunakan kalender sebagai alat promosi. Harga cetak kalender pun dapat dinegosiasikan

 

Baca Juga : Manfaat Cetak Kalender untuk Promosi Bisnis

 

6. Bentuk Angka Tanggal

Kalender Hijriah berkaitan erat dengan umat Islam, sehingga dalam penulisan angkanya pun cenderung menggunakan angka arab atau ejaan Arab. Perlu pembelajaran khusus untuk membaca kalender Hijriah. Berbeda dengan kalender Masehi menggunakan angka alfabet yang hampir semua bisa baca.

 

Baik kalender Hijriah maupun Masehi memperi peranan yang sangat besar dalam aktivitas sehari-hari. Baik itu dalam kaitannya dengan pekerjaan, sekolah, maupun ibadah. Untuk itu sudah selayaknya kamu bisa cetak  kalender sendiri dengan harga cetak kalender yang variatif.

 

Dengan percetakan yang semakin modern dan canggih. Tidak perlu lagi bingung untuk memiliki kalaender dengan desain yang diinginkan. Kamu juga tidak perlu lagi khawatir soal harga cetak kalender, karena dapat disesuaikan dengan keinginan Kamu. Kalau ingin cetak dengan mudah, cepat, dan berkualitas, serahkan saja sama PrintQoe.com!