Pentingnya Label Bagi Kemasan Konsumsi

Pentingnya Label Bagi Kemasan Konsumsi


Tya Widianingsih | 02 Jul 2021 | 634
Saat memutuskan berwiruasaha di sektor F&B, apa sih yang sering dipikirkan oleh pengusaha?
 
Pasti salah satunya kemasan. Sudah menjadi rahasia umum jika kemasan yang unik, bisa menarik lebih banyak perhatian potential customer. Langkah ini sudah benar diperhitungkan, tetapi tentu harus sesuai dengan anggaran yang tersedia. Karena kemasan dengan bentuk yang unik dan memiliki desain istimewa, biasanya perlu mengeluarkan anggaran yang lebih banyak.
 
Nah, tapi bukan pngusaha namanya jika mereka kehabisan akal. Kemasan polos pun bisa disulap menjadi bungkus makanan yang menarik dengan menambahkan atribut tambahan dalam kemasan yang disebut dengan label.
 
 

Mengenal Tentang Label

Label merupakan tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya yang disertakan pada wadah atau kemasan suatu produk dengan cara dimasukkan ke dalam, ditempelkan atau dicetak dan merupakan bagian dari kemasan tersebut untuk memberikan informasi menyeluruh dan secara utuh dari isi wadah/kemasan produk. Pelabelan yang di tempel pada kemasan produk harus memperhatikan kualitasnya, sehingga tidak mudah lepas, tidak mudah luntur atau rusak serta terletak pada bagian kemasan yang mudah untuk dilihat dan dibaca dengan jelas.
 
Bisa dibilang, label atau stiker label sudah menjadi identitas suatu produk. Tanpa label kita tidak dapat membedakan antara produk satu dengan yang lainnya. Label adalah bagian yang sangat penting dari suatu produk agar konsumen dapat memperoleh produk sesuai yang diharapkan dan sehat serta aman dikonsumsi.
 

Regulasi Penggunaan Label Pada Kemasan Konsumsi

Khusus untuk Industri Makanan & Minuman, Karena penggunaan label terbesar ada di sektor ini, label tersebut harus sesuai dengan ketentuan UU/No.23/1992 Tentang Produksi dan Peredaran Makanan. Makanan harus memenuhi standar persyaratan kesehatan dan label; dan periklanan tidak boleh memberikan informasi menyesatkan dari produk tersebut. Peraturan tersebut juga berpedoman kepada CAC (Codex Alimentarius Commission) dan FLG (Food Labelling Guide) yang memuat ketentuan mengenai persyaratan Mutu, label dan periklanan. Label harus memberikan informasi yang jelas, detail dan mudah dimengerti oleh masyarakat umumnya atau konsumen khususnya.
 
 

Yang Harus Ada Pada Label

Selain nama dagang, na,a produk, tempat produksi, cara penyimpanan, dan lain sebagainya, jika kamu memiliki usaha makanan, sangat disarankan memasukan empat aspek ini pada label.
1. Bahan Baku
2. Bahan Tambahan
3. Bahan Penolong
4. Tanggal Pembuatan & Kadaluwarsa
Dengan memaparkan keempat aspek di atas pada label pada suatu kemasan makanan, diharapkan dapat memberikan informasi terkait isi yang terkandung dalam produk tersebut, agar mudah mengetahui manfaatnya sesuai dengan kebutuhan gizi seseorang. Karena bagi seorang produsen, label makanan penting dicantumkan untuk menciptakan perdagangan yang adil, jujur, dan bertanggung jawab dengan memberikan info yang sebenar-benarnya.
Sedangkan bagi konsumen, pentingnya mencermati label pangan olahan juga membantu dalam mengambil keputusan ketika hendak membeli makanan. Lebih dari itu, juga berfungsi menurunkan prevalensi penyakit tidak menular akibat konsumsi garam, gula, lemak berlebih atau sebaliknya sesuai kebutuhan. 
 
 
Bagi produsen/pengusaha makanan, sudah tahu kan jika untuk memasukan informasi di atas tidak harus membuat kemasan khusus? Kemasan sederhana pun bisa menjadi menarik dan informative dengan memanfaatkan stiker label.  Jika kamu membutuhkan produk tersebut, silahkan hubungi PrintQoe.com di sini. Kamu bisa meng-custom stiker label sesuai kebutuhan (sudah ada desain atau belum ada desain).