Membuat Cover Letter, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Membuat Cover Letter, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini


Jovita Jovita | 31 Aug 2018 | 1873

Saat mengajukan berkas lamaran, dokumen yang biasa kita sertakan antara lain curriculum vitae, daftar riwayat hidup, fotocopy Kartu Tanda Penduduk, pas photo, ijazah, transkip nilai, hingga sertifikat pelatihan yang pernah diikuti. Namun ada satu dokumen lagi yang bisa menambah nilai diri di mata HRD yaitu cover letter.

Cover letter adalah sebuah dokumen yang dikirim bersama dengan CV lamaran kerja sebagai informasi tambahan mengenai skill dan pengalaman kerja Kamu.

Biasanya cover letter ini berisi informasi detail mengapa Kamu adalah kandidat yang cocok untuk pekerjaan yang Kamu lamar. Bagi perusahaan, cover letter sendiri merupakan salah satu cara untuk menyaring kandidat yang tepat untuk dipanggil interview. Jika perusahaan meminta untuk disertakan cover letter, biasanya mereka akan menuliskan hal tersebut di dalam iklan lowongan kerja yang mereka pasang.

Jenis-jenis Cover Letter

Pada dasarnya, terdapat tiga jenis cover letter. Pilihlah jenis cover letter yang sesuai dengan tujuan Anda. Inilah jenis-jenis cover letter:

1. Surat Lamaran Kerja         : yang digunakan untuk mengirimkan CV saat melamar pekerjaan.

2. Surat Permohonan Kerja   : yang digunakan saat hendak menanyakan apakah ada posisi yang dibuka saat itu.

3. Surat Referensi Kerja         : yang digunakan untuk meminta informasi dan bantuan saat hendak mencari pekerjaan.

Cover letter Kamu bisa menjadi faktor penentu dalam memperoleh pekerjaan atau pun interview yang Kamu inginkan. Jadi, sudah sewajarnya jika Kamu meluangkan waktu dan pengorbanan yang diperlukan dalam membuat cover letter yang efektif. Berikut ini adalah tips-tips dalam membuat cover letter yang baik.

Komponen yang ada di Cover Letter

Cover letter haruslah menjadi pelengkap CV Anda. Cover letter menjadi media komunikasi pertama Kamu dengan perusahaan, karena itu kesan pertama yang Kamu berikan sangatlah penting. Cover letter yang baik menjelaskan alasan Kamu tertarik dengan pekerjaan tersebut dan memaparkan skill atau pun pengalaman kerja Kamu. Bacalah job desc dengan seksama, evaluasi kembali skill-skill yang dibutuhkan, dan cocokkan dengan kualifikasi Kamu. Pikirkan tentang bidang-bidang di mana Kamu bisa mengaplikasikan skill Kamu dan bagaimana hal tersebut akan efektif pada posisi pekerjaan yang ditawarkan.

Saat membuat cover letter, pastikan mengandung informasi berikut:

  • Posisi pekerjaan yang Kamu lamar.
  • Dari mana Kamu mendapatkan informasi tentang lowongan kerja ini.
  • Mengapa Kamu cocok untuk posisi tersebut. Berikan alasan yang spesifik.
  • Apa yang bisa Kamu tawarkan terhadap perusahaan. Cocokkan skill Kamu dengan job desc.
  • Ucapan terima kasih atas pertimbangan perusahaan.

Aturan Penulisan Cover Letter

Berikut ini adalah bagian-bagian yang wajib ada di setiap cover letter.

  • Header

Cover letter haruslah dimulai dengan informasi yang bisa dihubungi baik tentang Kamu maupun perusahaan (nama, alamat, nomor telepon, email) yang diikuti dengan tanggal. Jika Kamu membuat cover letter dalam bentuk email, bukan dalam bentuk surat atau pos, sertakan informasi yang bisa dihubungi di bagian akhir surat, setelah tanda tangan Kamu.

  • Pembukaan

Mulailah perkenalan Kamu dengan menyatakan posisi apa yang hendak Kamu lamar. Jelaskan dari mana Kamu memperoleh informasi tentang lowongan pekerjaan ini, terutama jika Kamu mendengarnya dari kerabat Kamu yang merupakan karyawan dari perusahaan tersebut. Utarakan secara singkat skill dan pengalaman kerja Kamu yang sesuai dengan kualifikasi yang diminta. Tujuan utama Kamu di bagian ini adalah menarik perhatian HRD.

  • Isi

Pada bagian ini, jelaskan mengapa Kamu tertarik dengan posisi yang Kamu lamar dan Kamu adalah kandidat yang tetap ke dalam satu atau dua paragraf. Sebutkan setiap kualifikasi secara spesifik yang ada di iklan lowongan kerja dan jelaskan bahwa Kamu memenuhi semua kualifikasinya. Jangan hanya mengulang isi CV Kamu, tapi sertakan juga contoh spesifik yang menunjukkan kemampuan Kamu.

  • Penutupan

Pada bagian penutupan, tekankan mengapa skill Kamu memposisikan Kamu sebagai kandidat yang pantas di perusahaan. Utarakan juga jika Kamu berharap diberikan kesempatan untuk melakukan interview atau mendiskusikan kemungkinan dipekerjakan. Jelaskan juga bagaimana Kamu akan mengikuti perkembangan proses tersebut dan ucapkan terima kasih kepada HRD atas pertimbangannya.

Untuk membantu kebutuhan mencetak cover letter terbaik, Kamu bisa memanfaatkan layanan online printing melalui PrintQoe.com. B2B online printing pertama di Indonesia ini memberikan banyak kemudahan dan manfaat bagi pelanggan.