Kartu Ucapan Lebaran Kembali Populer di Tengah Pandemi

Kartu Ucapan Lebaran Kembali Populer di Tengah Pandemi


Tya Widianingsih | 15 Apr 2021 | 791

Hari lebaran merupakan hari kemenangan bagi umat muslim. Dimana umat muslim di seluruh dunia merayakannya dengan berkumpul, maupun bersilaturahmi mengunjungi rumah sanak saudara. Hari kemenangan tersebut diyakini sebagai hari untuk saling memaafkan. Namun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. lebaran tahun ini harus dilalui dengan cara yang sedikit berbeda karena pandemi.


Meskipun begitu, tidak ada alasan bagi umat muslim untuk tidak merayakan hari lebaran. Di zaman yang sudah modern ini, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebagai muslim untuk bersilaturahmi. Tanpa harus berkunjung maupun berkumpul untuk menghindari penularan virus. 
Salah satunya yaitu dengan mengirim kartu ucapan lebaran. Apa itu kartu lebaran dan bagaimana cara membuatnya ? Yuk simak ulasan berikut ini.

 

Sejarah Berkirim Kartu Ucapan Lebaran di Indonesia

Menurut sejarawan JJ Rizal dalam “Menemukan Makna Tradisi Lebaran”, Tempo, 5 November 2006, kartu Lebaran kali pertama beredar pada 1927. Dua tahun kemudian, ketika krisis melanda dunia, Idulfitri dijadikan momentum politis. “Sebagai simbolisasi harapan-harapan itu, rakyat mengganti kartu Lebaran yang beredar pertama kali tahun 1927 dengan gambar orang berperahu sambil mengibarkan bendera Belanda dengan desain baru yang lebih sesuai dengan semangat zaman,” tulis Rizal.

 

Di masa pendudukan Jepang, kartu Lebaran juga dipakai penguasa militer untuk kepentingan politis, yakni merangkul umat Islam demi tujuan perangnya. Tak heran jika penguasa memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk saling mengirim karcis Lebaran, sebutan untuk kartu saat itu. “Mulai sekarang telah diperkenankan oleh Djawatan Pos untuk mengirimkan kartu Lebaran dengan tak memakan batas. Pengiriman dengan menerangkan alamat yang lengkap di dalam amplop. Adapun ongkos pengiriman seperti biasa, dua sen,” tulis Tjahaja, 18 September 1943.

 

Bahkan, melalui media, penguasa militer mengumumkan tata cara pengiriman kartu lebaran. Disebutkan, agar mudah dikenal, pada sampul karcis harus diberi tanda dua garis yang merupakan palangan, ditarik dari tiap sudut sampulnya dengan tinta atau potlot.

 

Djawatan Pos akan berusaha menyerahkan karcis-karcis tersebut ke alamat yang dituju pada malam atau hari Lebaran. Untuk karcis-karcis yang dikirim menjelang Ramadan berakhir, kantor pos tak menanggung penyerahan karcis-karcis itu tepat waktu. “Akhirnya diperingatkan kepada umum bahwa pada sampul-sampul karcis-karcis Lebaran pun harus ditulis juga nama dan alamat si pengirim dengan lengkap dan terang,” tulis Soeara Asia, 23 September 1943. Berkirim kartu ucapan pada omen Idulfitri ini bahkan dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan serta meminta dukungan "indonesia merdeka"  dari umat Islam di tanah air.

 

Hingga pengujung 1990-an, kartu Lebaran masih diminati hingga posisinya mulai tergantikan oleh internet dan ponsel. Namun, di sejak terjadi pandemi global yang disebut Covid-19 yang membatasi kedekatan tiap individu, kartu ucapan lebaran kembali mendapatkan perhatian. Tidak hanya oleh generasi lawas saja, tetapi bagi milenial dan Gen Z. Ya, berkirim kartu ucapan kini menjadi tren kembali.

 

Cara Membuat Kartu Lebaran Idul Fitri

Lalu bagaimana cara membuat kartu ucapan lebaran yang menarik ? Dalam membuatnya ada  tiga cara yang bisa kamu pilih :

1. DIY Menggunakan Kertas

Jika kamu ingin memberikan kartu lebaran kepada papa atau mama, kamu bisa membuat sendiri menggunakan kertas. Seperti dari kertas origami salah satunya. Selain lebih simpel dan mudah, membuat kartu lebaran dari kertas origami akan lebih berkesan untuk papa atau mama. Karena kartu tersebut dibuat atas dasar kreatifitas dan kerja keras kamu.

 

2. Melalui Aplikasi

Di zaman yang sudah modern ini, kamu dimudahkan dalam segala aktivitas salah satunya dalam membuat kartu ucapan. Ya hanya dengan melalui aplikasi yang bisa kamu dapatkan melalui smartphone, kamu bisa membuat kartu ucapan sesuai yang kamu inginkan. 

Membuat kartu ucapan dengan aplikasi akan mempermudah dalam mengirimnya. Karena bisa kamu kirim melalui aplikasi pesan atau media sosial. Cara ini cocok untuk kamu lakukan, jika ingin mengirim kartu ucapan lebaran kepada teman dalam nuansa yang santai. Lain lagi jika kamu mau mengirim kepada relasi dalam nuansa yang formal ya. 

 

3. Digital printing

Jika kamu ingin membuat kartu ucapan lebaran untuk relasi dalam nuansa yang formal. Digital printing adalah solusi terbaik. Dengan digital printing kamu bisa mendapatkan harga yang ekonomis dengan kualitas yang terjamin. Mulai dari warna, garis hingga rona atau naungan bisa di atur sesuai keinginan. Selain itu kamu juga bisa mencetak kartu lebaran dalam jumlah yang banyak. 

 

Salah satu platform yang menyediakan jasa digital printing adalah PrintQoe.com. Jadi printQoe.com merupakan platform printing online pertama dan terdepan di Indonesia. Dengan PrintQoe.com bisa memungkin pelanggan B2B & B2G ataupun perorangan untuk untuk melakukan pemesanan cetak cepat, kapanpun dan dimanapun. PrintQoe.com tidak hanya melayani jasa cetak kartu namun juga foto, stiker label, kemasan produk makanan dan masih banyak lagi.  

 

Nah, sudah tahu kan bagaimana awal mula berkirim kartu ucapan lebaran di Indonesia?

Cara ini bisa menjadi opsi lain untuk bersilaturahmi selain melalui media virtual. Walaupun terkesan ribet, berkirim kartu ucapan bisa terkesan sangat spesial bagi penerimanya. Hal ini karena bisa menunjukan kesungguhan pengirimnya membuat atau mengcustom desain khusus. Sehingga bisa disimpan untuk dijadikan kenang-kenangan.


Nah, untuk kamu yang tertarik membuat kartu ucapan, kamu bisa request custom desain atau langsung pilih desain yang sudah kami sediakan di sini .