Cara Mudah Memanage Stres Saat Tidak Bisa Keluar Rumah di Masa PSBB

Cara Mudah Memanage Stres Saat Tidak Bisa Keluar Rumah di Masa PSBB


Tya Widianingsih | 21 Apr 2020 | 687
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diberlakukan pada 10 April 2020 yang lalu membuat Jakarta dan kota-kota lain yang menerapkan kebijakan serupa layaknya kota yang sedang tertidur. Ya, aktifitas publik di tempat umum berkurang drastis dengan rata-rata hingga 70% di minggu pertama PSBB guna membatasi penyebaran virus COVID-19.
 
Hal tersebut tentu disebabkan kebiajkan-kebiajkan PSBB melarang segala aktifitas yang menyebabkan adanya keramaian. Seperti sekolah, tempat ibadah, perkantoran pabrik, hingga kegiatan perayaan pun dilarang selama penyebaran virus COVID-19 masih belum ada pengurangan signifikan. Meskipun kebijakan PSBB ini diterapkan hanya sampai 2 minggu (24 April 2020). Namun tidak menutup kemungkinan bahwa setiap pemerintah daerah terkait akan memperpanjang masa PSBB.
 
Diam di rumah selama masa pandemic COVID-19 memang menghindari resiko terpapar. Namun, dalam waktu yang terlalu lama bisa menimbulkan stres jika tidak di-manage dengan baik. Lantas apa saja yang bisa dilakukan warga di wilayah PSBB agar dapat menghindari stres selama berminggu-minggu terus #dirumahaja?
 
Baca Juga: Aplikas Ini Bantu Tenangkan Pikiran Saat PSBB COVID-19

 

1. Menghindari Mendengarkan Berita Buruk Berulang Kali

Di masa pandemi COVID-19 yang telah menjadi bencana global, tentu berita mengenai informasi terkait akan Kamu dapatkan setiap hari. Apalagi Kamu tidak diperbolehkan ke luar rumah selama masa PSBB, membuat rasa penasaran menjadi meningkat.
 
Mendapatkan pemberitaan ter-update memang penting. Namun tidak perlu untuk menyerap informasi tersebut sampai berulang kali. Para ahli merekomendasikan untuk membatasi konsumsi berita mengenai pandemi COVID-19 untuk mengatasi kecemasan berlebih yang bisa memicu stres. Selain itu, Kamu harus semakin pintar memilah-milah berita agar tidak menjadi korban hoax.
 

2. Tidak Berlebihan Menggunakan Media Sosial

Di masa physical distancing dan PSBB seperti sekarang, media sosial memang menjadi salah satu channel komunikasi yang bisa menghubungkanmu dengan siapapun. Melihat berita terupdate teman-teman, mencari hiburan, hingga eye shopping. Namun perlu diingat, media sosial juga memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan jika Kamu menggunakannya secara berlebihan. Men-scrolling timeline tanpa tujuan dalam waktu lama akan membuat mata menjadi lebih lelah dan membuat waktu tidur menjadi tidak teratur.
 
Lebih selektif dalam memilih aplikasi media sosial apa yang digunakan. Jika merasa bosan, Kamu bisa menelpon atau melakukan video call dengan keluarga atau teman alih-alih hanya mengeksplor media sosial.
 

3. Membiasakan Pola Makan Intuitif

Daripada memaksakan aturan ketat tentang maknan apa yang boleh dan tidak boleh dimakan. Lebih baik Kamu mulai melakukan langkah intuitif dalam mendisiplinkan diri dalam hal makan, yaitu memberikan apa yang benar dibutuhkan oleh tubuh.
 
Di saat lapar berikan makanan berat dan segera berhenti ketika mulai merasa kenyang. Jika Kamu sedang melakukan aktifitas lain seperti belajar dan bekerja, tidak ada salahnya mengonsumsi camilan. Tentunya dengan kandungan protein yang tinggi ya!
 
Mengonsumsi makanan ringan dengan protein tinggi akan membantu mengindari turunnya energi sehingga bisa membantumu menyelesaukan tugas yang harus dilakukan. Jika sudah merasa bosan atau bad mood, coba juga mengonsumsi makanan tertentu yang memiliki efek menurunkan stres. Misalnya sup panas, teh panas, ikan berlemak, alpukat, pisang, jeruk dan cokelat. Untuk itu, belilah beberapa jenis makanan berat dan ringan sekaligus saat belanja di masa PSBB.
 
Baca Juga: Hadapi COVID-19, 5 Software Ini Gratis untuk Kamu yang Kerja dar Rumah

 

4. Pola Tidur yang Baik  Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Dalam memanage stres, tidur selalu menjadi bagian dari jawabannya. Kualitas tidur yang baik dan memadai bisa menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap bekerja sebaik mungkin untuk melawan infeksi atau bahkan melawan serangan virus COVID-19.
 
Menurut para ilmuwan,kurang tidur atau tdur yang tidk berkualitas bisa membuatmu lebih peka terhadap efek stres dan meningkatkan reaksi berlebihan terhadap suatu kondisi. Seperti kurang sabar, kurang fokus, dan lebih emosional karena ingin PSBB dan penyebaran virus COVID-119 ini cepat berakhir.
 
Stres berupa kecemasan atau kegelisahan berlebih sangat wajar jika muncul di tengah krisis kesehatan global seperti ini. Orang-orang bisa menjadi irasional dalam mengambil keputusan. Untuk itu, disarankan agar Kamu coba menerapkan empat langkah mudah di atas.
 
Keempatnya bukan aktifitas yang memberatkan dan menguras keringat, sehingga siapapun bisa mengikuti cara ini. Jangan hanya jaga kesehatan fisikmu ya. Tapi perhatikan juga kesehatan jiwa agar selalu bisa berpikir jernih selama masa PSBB di kondisi pandemi COVID-19 ini berlangsung.