Butuh Modal Usaha? Begini Cara Daftar Bantuan UMKM dari Pemerintah

Butuh Modal Usaha? Begini Cara Daftar Bantuan UMKM dari Pemerintah


Tya Widianingsih | 04 Nov 2020 | 134
Indonesia merupakan salah satu negara yang mendukung adanya kemajuan daya produktif masyarakat. Salah satunya melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).  Melalui UMKM diharapkan adanya kemajuan pada tingkat ekonomi masyarakat yang berpengaruh terhadap kesejahteraannya. Salah satu UMKM yang dijalankan oleh pelaku usaha di Indonesia adalah usaha cetak stiker label.
 

Cara Daftar Bantuan UMKM dari Pemerintah

Dalam pelaksaan sebuah usaha tidak cukup hanya dengan ide kreativitas akan tetapi dibutuhkan modal yang mampu menyokong kemajuan UMKM. Nah, upaya yang diberikan oleh pemerintah untuk mendukung adanya produktivitas masyarakat melalui UMKM adalah bantuan tunai. 
 
Bantuan ini merupakan bentuk hibah dari pemerintah yang berarti bantuan gratis bukan pinjaman. Berikut merupakan penjelasan terkait dengan cara mendaftar bantuan UMKM dari pemerintah:
 

1. Mempersiapkan berkas dan persyaratan

Tahap awal yang perlu dilakukan untuk mendaftar bantuan UMKM adalah melengkapi berkas dan persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara bantuan yang berupa :
  1. Data Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  2. Nama lengkap beserta Kartu Tkamu Penduduk (KTP)
  3. Alamat tempat tinggal
  4. Bidang usaha yang akan dijalankan
  5. Nomor telepon
  6. Pelaku usaha merupakan warga negara Indonesia
  7. Pengusaha mikro tidak sedang menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan.
 
Hal ini menjadi point penting yang tidak bisa diabaikan oleh pelaku usaha. Tahap ini dilakukan oleh pelaku usaha umum termasuk usaha cetak stiker label.

 

Baca Juga : Manfaat Nota Usaha untuk UKM & UMKM

 

2. Mengurus Surat Keterangan Usaha

Pelaku usaha yang ingin mendaftar bantuan UMKM harus memiliki surat keterangan untuk usaha. Surat tersebut dapat diperoleh melalui desa dari pelaku usaha yang bersangkutan. Usaha yang bisa didaftarkan pada bantuan usaha dari pemerintah ini merupakan semua jenis usaha.
Misal pada konteks usaha cetak stiker label memiliki peluang untuk mengajukan bentuk usaha tersebut pada kantor desa atau kepala desa tempat usaha tersbeut dilaksanakan.
 

3. Mendaftarkan Usaha

Setelah berkas persyaratan terpenuhi, pelaku usaha akan diusulkan kepada lembaga pengusul yang terdiri atas dinas yang bertanggung jawab atas koperasi dan UMKM, koperasi yang sah menjadi badan hukum, kementerian atau lembaga, serta perbankan atau perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.
 

4. Konfirmasi dari Pihak Penyalur

Pengajuan bantuan oleh pelaku usaha yang telah disetujui akan mendapatkan konfirmasi dari pihak penyalur melalui pesan singkat (SMS). Notifikasi ini akan diperoleh selama beberapa hari setelah proses pengususlan usaha kepada pihak pengusul di hari kerja.
 

5. Verifikasi pada Bank Penyalur

Setelah mendapatkan notifikasi atau konfirmasi dari pihak penyalur, pelaku usaha diarahkan untuk mendatangi bank penyalur untuk melakukan proses verifikasi.  Proses ini merupakan tahapan yang harus dilakukan karena jika pelaku usaha tidak melakukan verifikasi dalam jangka waktu 3 bulan setelah mendapat notifikasi, maka proses pencairan dibatalkan dan dana akan ditarik untuk dikembalikan kepada pemerintah.
 
 
Baca Juga : Kena PHK? Berikut Iini Ide Usaha Selama Pandemi
 

6. Proses Pencairan Dana

Proses ini dilakukan setelah pelaku usaha melakukan verifikasi pada pihak bank penyalur. Ketika terdapat laporan yang sesuai maka pencairan dana akan segera terlaksana. Pencairan dana akan dilakukan oleh pohal bank penyalur seperti bank BRI, BNI, dan Bank Mandiri Syariah melalui rekening pelaku usaha mikro.
 
 
Apabila terdapat beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah seperti UMKM cetak stiker label belum memiliki rekening maka secara otomatis bank penyalur akan membuka rekening baru khusus untuk UMKM tersebut ketika pencairan dana produktif. 
Uraian tersebut merupakan cara mendaftar bantuan usaha UMKM bagi kalian yang membutuhkan tambahan modal. Bermula dari usaha cetak stiker label hingga menjadi lembaga usaha yang maju untuk pengembangan produktivitas masyarakat. Semoga bermanfaat, ya!