Bingung Mau Lanjut S2 atau Langsung Bekerja? Simak Penjelasannya Disini!

Bingung Mau Lanjut S2 atau Langsung Bekerja? Simak Penjelasannya Disini!


Tya | 04 Nov 2019 | 91

Apa langkah yang bisa Kamu ambil usai lulus S1? Kamu bisa memilih mau langsung kerja atau lanjut S2. Namun, kedua pilihan itu bisa jadi sangat membingungkan dan membuat Kamu galau berkepanjangan. Sebetulnya, ada beberapa orang yang melanjutkan S2 sambil bekerja.

 

Namun, kondisi ini berlaku bila pekerjaan yang diambil cukup fleksibel atau malah direkomendasikan oleh perusahaan untuk mengambil S2. Bila tidak dalam kondisi demikian, maka Kamu benar-benar harus memilih mau langsung kerja atau lanjut S2. Mana yang terbaik? Pikirkan beberapa kondisi ini sebelum mengambil keputusan terbaik untuk masa depan Kamu.

 

1. Ketahui Tujuan di Masa Depan

Apa sebetulnya yang ingin Kamu raih dengan gelar magister? Apakah Kamu ingin meningkatkan gaji? Ingin menjadi pengajar? Atau malah, Kamu hanya ingin mendapatkan gelar keren semata? Kalau tujuan Kamu adalah yang terakhir atau malah Kamu belum bisa memutuskan, maka sebaiknya tunda dulu rencana S2. Pasalnya, studi S2 harus dilakukan dengan niat kuat dan bukan sekadar keinginan untuk keren.

 

Baca Juga: 5 Hal yang Wajib Dilakukan Saat Lulus Kuliah

 

Selain itu, Kamu harus tahu tujuan di depan setelah mendapatkan gelar. Apakah Kamu akan mengajar atau naik jabatan, atau ada keuntungan lain yang bisa Kamu dapatkan? Bila tidak, maka sebaiknya fokus saja terlebih dahulu dalam bekerja.
Hal ini juga penting diperhatikan kalau Kamu adalah fresh graduate alias mahasiswa yang baru lulus.

 

Banyak perusahaan yang tidak mau menerima seorang pelamar bergelar magister tanpa pengalaman kerja. Apa alasannya? Mereka dianggap hanya paham teori semata dan tidak mengetahui kenyataan di lapangan. Nah, jadi pikirkan dahulu ya, impian Kamu di masa depan. Apakah kuliah dapat menunjang, atau pengalaman kerja yang bisa mendukung?
 

2. Pahami Kemampuan Finansial

Biaya yang harus dikeluarkan untuk kuliah S2 lebih besar daripada kuliah S1. Ini harus diperhatikan kalau Kamu tidak melanjutkan kuliah dengan beasiswa. Nah, coba periksa sudahkah tabungan Kamu cukup?Kamu juga harus memperhatikan hal ini kalau ada rencana penting lain seperti menikah atau punya anak. Keduanya cukup menguras tabungan dan akan sangat berat apabila kemampuan finansial Kamu terbatas.

 

Jangan sampai Kamu berambisi untuk kuliah S2, tetapi terpaksa harus berutang. Ingat, kuliah S2 adalah hal yang amat tersier, lho. Kalau kemampuan finansial tidak mendukung, sebaiknya fokus bekerja dulu saja, ya. Terlebih bila Kamu memiliki tanggungan lain.

 

3. Menakar Waktu yang Dimiliki

Bila memutuskan untuk kuliah S2 sembari lanjut bekerja, maka Kamu harus mengetahui kemampuan fisik dan yang paling penting, masalah waktu. Ya, apakah waktu yang Kamu miliki cukup? Apakah Kamu mampu mengulang materi kuliah atau membuat tugas usai pulang kantor? Bila iya, maka jangan ragu untuk lanjut kuliah. Namun bila tidak, maka sebaiknya fokuslah dalam bekerja atau berkuliah terlebih dahulu.

 

Masalah waktu ini penting diperhatikan oleh Kamu, karena banyak orang yang tidak melanjutkan studi S2 di tengah jalan lantaran tak punya waktu. Sayang sekali, bukan, kalau hal itu terjadi pada Kamu? Untuk melanjutkan studi S2 Kamu memerlukan banyak studi dan dokumen yang harus dipersiapkan untuk menunjang studi S2 Kamu. Apabila kamu ingin lebih menghemat pengeluaran Kamu bisa cetak dokumen secara online menggunakan jasa print online di PrintQoe.com

 

Baca Juga: 5 Cara Membangun Networking Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir

 

4. Persiapan Untuk Karya Ilmiah

Kalau Kamu mau melanjutkan kuliah S2, tentunya Kamu harus menyadari bahwa nanti, Kamu harus fokus membuat karya ilmiah berupa tesis. Tesis ini tentunya lebih sulit dan lebih terstruktur daripada skripsi untuk S1. Pertanyaannya, apakah Kamu sudah tahu apa yang akan diteliti nanti? Sukakah Kamu dengan proses pembuatan tesis? Bila Kamu menyukai hal-hal yang berkaitan dengan karya ilmiah, maka studi S2 akan menjadi menyenangkan. Tesis yang sudah kamu siapkan tentunya memerlukan cetak dokumen dengan hasil yang berkualitas, pastikan cetak dokumen tesis Kamu di PrintQoe.com.

 

Namun, bila skripsi saja sudah cukup membuat Kamu trauma, lebih baik fokus dulu dalam bekerja. Pasalnya, tidak sedikit, lho, mahasiswa S2 yang mengalami drop-out karena tak mampu menyusun tesis dan masih jenuh dengan dunia perkuliahan.
  Keputusan untuk langsung kerja atau lanjut S2 ini sama-sama memiliki sisi positif, selama hal itu benar-benar ditekuni oleh Kamu. Jadi, yuk, rancang masa depan Kamu dengan bijak!