7 Tips Menulis Novel untuk Pemula

7 Tips Menulis Novel untuk Pemula


Tya Widianingsih | 24 Nov 2020 | 194

Beberapa orang memiliki impian untuk menjadi seorang penulis novel yang besar. Mereka juga sebenarnya banyak memiliki imajinasi dan ide cerita yang tersimpan dalam kepala. Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah, bagaimana untuk menciptakan novel yang approvable? Dan mungkinkah novel tersebut diterbitkan?

Artikel ini akan membuat ulasan mengenai beberapa tips dan cara untuk menulis novel yang bisa diterima semua kalangan. Untuk menerbitkannya, kita tidak perlu risau karena sekarang melakukan proses cetak novel sendiri sangatlah memungkinkan. Penasaran? Simak keterangan lengkapnya di bawah ini!

 

Tips Menulis Novel

Walaupun ada banyak perusahaan yang bisa membuat impianmu untuk cetak novel sendiri terwujud, tetap saja kamu harus konsisten dan memperhatikan kualitas novelmu. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

1. Menentukan Target Audiens

Siapa yang kamu inginkan menjadi pembaca novelmu? Apakah anak-anak, kaum remaja, atau anak-anak muda dengan pikiran intelektual tigkat tinggi? Ya, langkah pertama untuk membuat novel adalah menentukan sasaran pembaca yang akan kamu tuju. 

Walaupun terlihat sepele, tapi langkah ini juga akan sangat penting untuk menunjang keseluruhan isi novel yang kamu tulis. Jika kita ingin novel kita dibaca oleh kaum remaja, tak mungkin kita akan menggunakan bahasa yang terlalu sulit dan alur cerita yang berat, kan?

 

2. Membuat Kerangka Ide dan Tema

Tema dan kerangka ide akan menjadi dasar dan alur cerita kasar di dalam novelmu. Secara garis besar, kamu bisa menuangkan apa saja yang akan terjadi di dalam novelmu. Idenya bisa bermacam-macam. Tapi, sebisa mungkin buatlah ide yang tidak biasa akan tetapi masih bisa diterima oleh pembaca novelmu, ya!

 

3. Menentukan Bab & Alur Cerita

Setelah kamu sudah membuat rangkaian kasar pada langkah sebelumnya, maka saatnya kamu memberikan detail-detail pada kerangka cerita novelmu. Bagilah alur cerita tersebut ke dalam bab-bab tertentu. Dan jangan lupa untuk membuat alur yang dramatis, supaya cerita dalam novelmu bisa terkesan hidup!

 

Untuk memberikan variasi bab dan alur cerita, kamu tidak harus terpatok pada alur maju. Kamu bisa mengombinasikan alur maju dan mundur untuk menambah kesan dramatis, tapi jangan sampai terjadi plot hole atau kebingungan di tengah cerita yang akan membingungkan para pembaca, ya!

 

4. Penokohan yang Berkarakter Kuat

Buatlah tokoh dengan karakter yang mendukung alur cerita yang dibuat. Tidak melulu tokoh dengan segala macam kebaikan, ya. Sebab banyak juga novel yang memiliki tokoh jahat akan tetapi dia lebih mengesankan daripada tokoh baiknya!

 

5. Merancang Ending Novel

Nah, bagian ini merupakan bagian yang paling ditungggu oleh pembaca. Khusus untuk bagian ini, berikanlah sentuhan khusus sehingga mampu meng-cover keseluruhan novel beserta segenap konflik di dalamnya. 

 

Akan lebih bagus lagi jika kamu mampu membuat pembaca novelmu menikmati setiap alurnya. Setelah melewati berbagai konflik, jangan buat pembacamu kecewa dengan ending yang biasa, ya!

 

6. Melakukan Riset yang Sesuai

Bukan hanya karya ilmiah yang butuh riset, akan tetapi novel juga. Hal ini bertujuan untuk membangun imajinasi yang kuat dalam diri pembaca novel. Dengan melakukan riset yang seksama, hal ini akan memberikan nilai lebih pada kseluruhan isi novel beserta unsure-unsur inti yang dikandungnya. Seperti setting, konflik, penokohan, dan lain sebagainya.

 

7. Mencetak Novel secara Indie

Cetak novel sendiri, kenapa tidak? Apalagi kini juga banyak perusahaan yang menawarkan layanan yang memungkinkan kamu untuk bisa cetak novel sendiri. Dengan melalakukan proses cetak novel sendiri, kamu juga bisa bebas menentukan cover atau pemasaran sesuai dengan keinginanmu, loh!

 

Bagaimana? Tertarik untuk melakukan proses cetak novel sendiri? Printqoe akan mewujudkannya untukmu! Kami menyediakan layanan cetak novel indie yang berkualitas dan istimewanya, kamu juga bisa ngeprint #DariManaAja!