7 Karakter yang disukai HRD, Jobseeker Wajib Tahu

7 Karakter yang disukai HRD, Jobseeker Wajib Tahu


Tya Widianingsih | 18 Dec 2020 | 156

Apakah kalian saat ini sedang berjuang untuk mencari pekerjaan? Saat mencari pekerjaan dan menaruh lamaran di berbagai perusahaan yang membuka lowongan, pastikan dulu untuk memahami bagaimana memperbesar peluang untuk bisa direkrut oleh perusahaan yang dituju. 

 

Secara umum HRD yang akan mengurus segala proses seleksi penerimaan karyawan baru. Merebut hati HRD adalah hal penting untuk bisa lolos dan resmi bergabung dengan perusahaan tersebut. Namun, bagaimana mendapatkan hati tim HR ini? Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mencontek sejumlah karakter yang diketahui disukai oleh kebanyakan HRD. 

 

Karakter Pelamar Kerja yang Disukai HRD 

Berikut adalah sejumlah karakter yang disukai oleh HRD sebuah perusahaan yang tentu perlu ditiru untuk memperbesar peluang bisa diterima bekerja: 

 

1. Tegas dan Padat Berisi dalam Memberi Jawaban 

Sebelum wawancara dengan HRD dilakukan pastikan untuk tenang agar tidak gugup, supaya bisa memberikan jawaban yang tegas dan padat berisi. Maksudnya disini adalah memberi jawaban yang to the point dan bukannya bertele-tele atau berputar-putar tidak jelas. 

HRD secara umum menyukai pelamar yang mampu memberi jawaban tegas dan padat berisi tadi. Sebab setiap kali peserta seleksi menjawab pertanyaan maka tim HR tersebut akan melakukan penilaian karakter. Apabila jawaban yang diberikan bertele-tele maka proses penilaian karakter akan lebih sulit, kesempatan lolos pun menjadi sangat kecil. 

 

2. Dilarang Keras untuk Sombong 

HRD biasanya tidak menyukai karakter pelamar yang sombong, misalnya menyepelekan perusahaan yang dilamar karena tidak lebih bonafit dari perusahaan sebelumnya. 

Bisa juga seorang fresh graduate dari kampus ternama meminta gaji besar lantaran background universitasnya yang terpkamung atau mungkin dari IPK yang tinggi. Padahal dunia kerja di setiap perusahaan akan  berbeda, sehingga sombong sejak awal justru menyulitkan kalian mendapat pekerjaan. 

 

3. Realistis dalam Hal Gaji 

Masalah gaji biasanya akan ditanyakan oleh HRD, tidak masalah kalian menyebutkan nominal berapapun asalkan realistis. Yakni disesuaikan dengan upah minimum di kota tempat tinggal atau disesuaikan dengan skala perusahaan yang dilamar.  Sebab setiap perusahaan memiliki kebijakan dan kemampuan berbeda dalam menggaji karyawannya, maka jangan sampai terlalu idealis. 

 

4. Tertib dan Mengikuti Aturan Seleksi 

HRD tentu akan menyukai karakter pelamar yang disiplin dan patuh terhadap aturan, hal ini bisa dilihat selama proses seleksi. Apakah pelamar datang tepat waktu dan mengikuti alur seleksi sesuai aturan atau tidak. Semakin disiplin maka semakin membuktikan karakter kalian memang bagus dan tentu menguntungkan perusahaan di masa mendatang. 

 

5. Membuat CV yang Baik 

HRD menyukai juga pelamar yang bisa menyediakan CV atau resume yang baik, yakni yang ringkas dan mudah dibaca. Sebab HRD perlu melakukan seleksi ratusan sampai ribuan lamaran pekerjaan. Sehingga dengan CV yang baik pihaknya bisa lebih mudah menyeleksi dan memilih pelamar mana saja yang bisa lanjut ke tahap selanjutnya. 

 

6. Sesuai dengan Posisi yang Dibutuhkan 

HRD lebih menyukai pelamar yang memiliki background pendidikan, skill, maupun pengalaman yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Artinya usahakan tidak asal menaruh lamaran padahal sudah tahu tidak sesuai syarat, sebab kesempatan untuk lolos justru sangat kecil. 

 

7. Aktif Bertanya 

Pelamar pun sebaiknya aktif bertanya sebab karakter ini juga disukai oleh HRD. Mengapa? Sebab membuktikan jika kalian punya antusias tinggi terhadap perusahaan maupun posisi yang dilamar. Selain itu juga menunjukan jika sudah mencari tahu posisi yang dilamar, jadi jangan ragu untuk aktif bertanya. 

 

Karakter di atas bisa dijadikan bahan evaluasi jika selama ini masih sulit mendapat pekerjaan. Selain itu bisa dijadikan bahan persiapan sebelum menghadapi wawancara, sehingga kemungkinan untuk diterima bekerja semakin besar.