7 Cara Mahasiswa Mendapatkan Uang Tambahan

7 Cara Mahasiswa Mendapatkan Uang Tambahan


Tya Widianingsih | 18 Nov 2020 | 80

Sumber Foto : freepik/benzoix


Memiliki uang sendiri dari usaha mandiri rasanya jauh lebih membahagiakan daripada menggunakan uang orang tua. Itulah mengapa banyak mahasiswa yang berpikir untuk mencari uang saku ekstra di samping aktif kuliah atau berorganisasi. 
Berbeda dari pekerja aktif, waktu luang mahasiswa jauh lebih pendek. Sebagian besar waktunya dihabiskan untuk kuliah atau mengerjakan tugas. Adakah jenis pekerjaan yang cocok untuk para mahasiswa?

 

5 Tips Mendapatkan Uang Saku Ekstra untuk Mahasiswa

Selain menjadi pekerja paruh waktu dengan sistem kontrak.  Para mahasiwa juga bisa mendapatkan uang saku ekstra dengan melakukan semua kegiatan berikut,

1. Menang Lomba Karya Ilmiah

Dewasa ini, hadiah yang diberikan pada pemenang atau juara lomba karya ilmiah bukan lagi berbentuk piagam penghargaan saja. Selain menerima sertifikat atau piagam, pemenang juga mendapatkan hadiah uang yang cukup menggiurkan. 
Kamu yang memiliki keterampilan, keahlian juga ide-ide cermerlang di bidang sains bisa mencoba cara ini. Ikuti prosedur perlombaan karya ilmiah dengan benar dan buatlah juri terpikat dengan karya tulis ilmiah yang kamu buat. Semakin sering kamu menang lomba semakin banyak pula uang yang diterima. 

 

2. Menjadi Asisten Dosen

Banyak sekali manfaat yang kamu dapatkan jika bekerja sampingan sebagai asisten dosen. Selain mendapatkan koneksi yang bagus kamu juga menerima uang saku. Jumlahnya mungkin tidak besar tapi kamu bisa tetap focus belajar bahkan menerima lebih banyak pengetahuan langsung dari bimbingan dosen. 

 

Cara ini bisa menjadi batu loncatan yang baik terutama jika kamu tertarik menjadi dosen atau pengajar setelah lulus kuliah nanti. Kamu bisa berinteraksi dengan banyak orang tanpa merasa malu maupun canggung. 

 

3. Menawarkan Layanan Tutor Atau Guru Private

Jenis pekerjaan ini mungkin hampir sama seperti menjadi asisten dosen. Bedanya, kamu bisa mendapatkan uang saku lebih besar terutama jika mengajar di tempat kursus yang bonafid.  Jam kerja sebagai guru private atau tutor juga sama bebasnya. Kamu bisa menyesuaikan jam kerja dengan jam ngampus. Kamu juga bisa memilih jenis mata pelajaran apa yang ingin ditutorkan, menyesuaikan dengan kemampuan akademismu.

 

4. Menjadi Freelancer Pemandu Wisata

Berada di kota pariwisata membantumu berkembang lebih cepat dari orang lain. Daripada berpetualang seorang diri ke tempat-tempat menyenangkan, mengapa kamu tidak memanfaatkan waktu luang tersebut untuk menjadi tour guide. 
Kamu bisa membuka jasa pemandu wisata mandiri atau bekerja bersama agensi wisata ternama. Banyak manfaat yang diterima dari menjadi pemandu wisata. Selain memenuhi hobi traveling, kamu bisa belajar bahasa asing serta kebudayaan baru. Uang saku yang kamu terima pun lebih banyak apalagi jika klien memberikan tambahan uang ekstra usai perjalanan. 

 

5. Menawarkan Jasa Ketik Cepat Sekaligus Print

Sebagai mahasiswa, kamu terbiasa mengetik makalah atau tugas di komputer. Kebiasaan ini membantumu mahir mengetik, lantas mengapa tidak memanfaatkan kelebihanmu ini untuk mendapatkan uang tambahan? Kamu bisa membuka jasa ketik cepat sekaligus printing. Awali dari teman-temanmu dan perluas klien hingga jasa ketikmu dikenal banyak orang. Patok harga yang masuk akal supaya layanan yang kamu tawarkan dilirik oleh orang lain. 

 

6. Jasa Kreatif

Cara yang keenam ini sebetulnya mirip dengan kelima. Bedanya hanya jenis jasa yang ditawarkan yaitu kreatif, seperti desain grafis. Jika kamu memiliki kemampuan mengoperasikan photoshop, AI, dan tools desain lainnya, jangan sia-siakan kemampuanmu. Tawarkan jasa desain ID Card atau name card di sekitar kampus, seperti kepada kepanitiaan mahasiswa di kampus hingga fakultas. Kamu juga bisa menawaerkan jasa desain CV untuk mahasiswa yang sedang mempersiapkan magang atau fresh graduate yang akan segera bekerja.

 

7. Penulis Kontributor

Cara yang terakhirini sangat cocok bagi kamu yang memiliki hobi menulis. Sekarang, sudah banyak sekali portal atau media yang membutuhkan penulis konstributor untuk mengisi platform online mereka dengan artikel-artikel ringan berkualitas. Menjadi penulis kontributor dijamin tidak akan mengganggu kegiatan mahasiswamu. Karena bisa dikerjakan di sela-sela waktu kosong. Yang terpenting, kamu bisa mengejar target harian yang telah ditetapkan dengan pemilik platform. Untuk bayarannya sendiri, biasanya akan dihitung sesuai jumlah artikel yang disetorkan. Menarik bukan?

 

Itulah lima jenis kegiatan yang dapat membantu para mahasiswa untuk mendapatkan uang saku ekstra. Selain kelima cara di atas, banyak kegiatan atau pekerjaan lain yang bisa kamu lakoni. Seperti menjadi desainer grafis freelance, penulis, penjaga warnet atau pekerjaan lainnya yang memiliki jam kerja pendek atau bebas.

 

Apa pun jenis kegiatan atau pekerjaan yang kamu pilih, cobalah untuk konsisten. Buat jadwal yang baik agar porsi belajar di kampus tidak terganggu dengan pekerjaan sampingan yang kamu lakukan. Jangan sampai kuliahmu berantakan akibat mencari uang saku tambahan. Karena seyogyanya, bekerja dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan.