6 Solusi WFH Produktif Tanpa Konflik dengan Keluarga di Rumah

6 Solusi WFH Produktif Tanpa Konflik dengan Keluarga di Rumah


Tya Widianingsih | 25 Sep 2020 | 132

Kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) kedua diberlakukan di Jakarta sejak tanggal 14 September 2020. Hal ini tentu mengubah banyak hal, seperti kemungkinan para pekerja perantauan untuk pulang ke rumah orang tua.

Apakah Kamu termasuk orang yang merasa bahwa WFH (Work from Home) tidak membuat produktif karena kondidi rumah? Sepertinya kamu tidak sendirian. Tinggal bersama keluarga seharian penuh selama berbulan-bulan sambil bekerja memang sulit dan tidak bisa terhindar dari hal-hal yang tidak kita sukai. Akibatnya, seringkali hal ini membuat stres dan memicu konflik dengan keluarga.

Untuk menyiasatinya, PrintQoe.com memiliki 6 tips agar kamu bisa tetap produktif berbulan-bulan bekerja di rumah dan terhindar konflik dengan keluarga:

 

Baca Juga: Tips Belanja Saat PSBB dengan Keluarga

 

 

1. Beri Space

WFH di rumah keluarga, artinya bersama dengan keluarga selama 24 jam yang akan ada banyak obrolan. Bisa jadi orangtua atau keluargamu yang masih kecil jadi kepo dan ingin tahu apa yang kamu lakukan di epan laptop seharian. Biasanya, hal ini cukup mengganggu bagi anak-anak muda. Ingat, semua orang butuh space! Kalian kumpul seharian, jadi mungkin lama-kelamaan akan muak sendiri. Jadi sebaiknya, buat jadwal kumpul dan me time untuk menghindari rasa jenuh dan kesal setiap bertemu.

 

2. Menyiapkan Ruang Kerja Nyaman

Bagi yang merantau dan (akhirnya) pulang ke rumah, mungkin akan kembali menempati kamar yang sudah lama tidak tempati. Jika perabotan di kamar kurang cocok, coba lakukan dekorasi spot kerja khusus di kamar dengan suasana seperti kantor. Yang terpenting adalah menghindari bekerja di tempat tidur karena dapat mengganggu produktivitas dan kualitas istirahatmu di malam hari. Bedakan tempat kerja, tempat istirahat, dan tempat bersosialisasi di rumah agar bisa tetap fokus dan produktif.

 

3. Tidak Berlaku Seperti Tamu

Pulang ke rumah sendiri bukan berarti bisa seenaknya. Meskipun Kamu butuh space dan disibukkan oleh pekerjaan, tetap ikuti aturan umum yang ada. Jangan sampai kamu tidak melakukan pekerjaan rumah.

Tetap bantu keluargamu di luar jam kerja seperti mencuci piring, menyapu dan merapikan ruangan. Komunikasikan dengan mereka tentang kapan kamu bisa bantu-bantu dan kapan tidak bisa diganngu. Yang penting jangan berlagak seperti tamu ya!

 

Baca Juga: Aplikasi untuk Bantu Tenangkan Pikiran Saat Kembali WFH

 

4. Buat dan Hormati Batasan

Agar kehidupan pribadi tidak mengganggu jam kerja, buatlah batasan yang jelas dengan anggota keluarga kapan kamu tidak dbisa diganggu sama sekali. Masalah komunikasi urusan kantor juga bisa dibuat batasan. Saat kamu perlu video conference atau telepon emergency, beri peringatan kepada orang-orang di rumah agar tidak ada yang berisik dan mengganggu kegiatan teleponmu. Lalu selesai meeting, segera infokan dan ucapkan terimakasih kepada keluarga.

 

5. Kompromi & Komunikasi

Poin ini berlaku untuk perantauan yang pulang ke rumah saat PSBB. Kompromi dan komunikasi adalah hal yang penting diperhatikan saat tinggal bareng keluarga saat PSBB. Selama ini mungkin orangtua sudah santai sejak anak-anak memutuskan pindah dari rumah. Mereka bisa melakukan apa pun tanpa harus memikirkan anak-anak. Kamu juga bisa melakukan apa saja tanpa memikirkan orang lain di rumah.

Namun, begitu kalian tinggal bersama lagi, kebiasaan tadi harus berubah. Harus ada komunikasi dan kompromi satu sama lain, dong, demi menghindari bentrokan. Bicarakan dengan keluarga jika kamu memiliki pandangan, kebiasaaan, maupun personality yang berbeda sejak tinggal jauh dari mereka. Komunikasikan perubahan ini agar tidak menimbulkan konflik dan menemukan titik tengah.

 

6. Memiliki Fasilitas Kerja Pribadi

Salah satu sumber konflik di rumah adalah tidak memiliki fasilitas penunjang bekerja pribadi. Pulang ke rumah keluarga, biasanya Kamu tidak membawa lengkap peralatan kantor bukan? Akibatnya, Kamu akan meminjam perlengkapan penunjang kepada keluarga. Nah, hal ini biasnya akan cukup mengganggu bagi beberapa orang.

Untuk menghindarinya, siapkan segala kebutuhanmu sendiri, mulai dari buku catatan, ATK (Alat Tulis Kantor), dan fasilitas print. Jika Kamu merasa repot dan perlu mengeluarkan budget yang tidak sedikit, Kamu bisa memanfaatkan Promo Ngeprint #DariManaAja dari PrintQoe.com.

 

Baca Juga : PrintQoe Raih Penghargaan Nasional 3x

 

PrintQoe.com dapat memenuhi apapun kebutuhan cetakmu mulai dari dokumen kantor, buku, custom merchandise, alat kesehatan, kemasan, dll dengan menjamin kualitas dan kemanan data pelanggan. Untuk mendukung produktifitas selama PSBB, selain gratis ongkir dengan ngeprint di PrintQoe.com, Kamu juga akan mendapatkan Bonus WFH Kit. Gimana, jadi tidak perlu mengeluarkan budget untuk membeli mesin print dan meminjam ATK keluarga bukan?