6 Cara Mempromosikan Produk  Bisnis Baru Kepada Calon Pelanggan

6 Cara Mempromosikan Produk Bisnis Baru Kepada Calon Pelanggan


Tya Widianingsih | 23 Mar 2020 | 708
Bisnis UMKM nampaknya makin subur. Di setiap sudut jalan, kita bisa menemukan berbagai macam jenis usaha rakyat yang satu ini makin terlihat menjanjikan. Cerita-cerita kesuksesan berbagai wirausahawan pun semakin menggiurkan untuk ikut digeluti. Namun, yang kerap menjadi dilema adalah apakah kita yakin bisa untuk memulai bisnis baru. Memulai bisnis dari nol yang mana kini saingan sudah semakin banyak. Apakah kita sudah terlambat memulai usaha?
 
Jawabannya tentu saja “tidak”. Tidak ada kata terlambat untuk memulai usaha. Tapi bukan berarti kamu hanya ikutan-ikutan berbisnis tanpa persiapan matang ya. Maksudnya, jika Kamu ingin mendirikan bisnis, diperlukan usaha lebih keras untuk mensosialisasikan dan mempromosikan produk agar dikenal oleh banyak orang. Kamu pasti sudah tahu kan, bahwa kunci bisnis yang sukses tidak hanya bergantung pada kualitas produk. Tetapi juga pada teknik marketing yang digunakan oleh pemilik bisnis?
 

Kunci Promosi  & Marketing Kekinian, Bikin Bisnis Jadi Cuan

Dunia pemasaran memang sudah jauh lebih berkembang dibandingkan satu dekade lalu. Didukung dengan masifnya perkembangan teknologi internet, tentu berimbas juga pada banyaknya perubahan yang terjadi dalam proses marketing. Tren perpindahan orientasi bisnis pun semakin terasa. Tidak sedikit bisnis yang berhasil karena memanfaatkan beberapa channel untuk mensosialisasikan dan mempromosikan produk baru bisnis mereka. Channel tersebut antara lain:
 

1. Social Network

Social network atau jejaring sosial mengalami perkembangan pesat saat ini. Social network adalah sebuah situs yang memungkinkan Kamu untuk berhubungan dengan siapapun dalam bentuk foto, video, atau tulisan. Channel ini sangat populer dimanfaatkan sebagai channel marketing.
 
Social network yang dimaksud disini bisa bermacam-macam. Mulai dari Instagram, Facebook, hingga Youtube bisa dimanfaatkan untuk mensosialisasikan dan mempromosikan produk barumu. Setiap channel dalam social network memiliki 3 fungsi penting untuk memperkenalkan produkmu. Yaitu, sebagai etalase produk, sebagai sumber informasi seputar bisnis, dan sebagai channel komunikasi antara pemilik bisnis dan pelanggan.
 
Baca Juga: Sumber Modal Usaha dan Cara Mengelolanya untuk Pemula
 

2. Blog dan SEO

Blog dan SEO juga masih sangat relevan untuk jadi strategi sosialisasi dan promosi produk baru bisnismu loh. Karena hingga saat ini, search engine masih menjadi chanel terbesar bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai suatu produk baru. Akan tetapi, perlu diingat ya, jika tujuan utama dari blog dan SEO sebagai media informasi adalah untuk memaksimalkan branding bukan untuk menaikan konversi. Bisa dibilang, blog dan SEO merupakan aset digital yang wajib dimiliki pebisnis kekinian agar terkoneksi ke website dan media sosial mereka.
 

3. Rajin Memberi Reward

Generasi milenial dan generasi Z sangat menggemari dan sering mencari berbagai peluang atau kesempatan untuk memperoleh reward. Berdasarkan hal inilah pelaku usaha banyak yang memanfaatkan media sosial agar bisa membagi-bagikan reward kepada pelanggan. Misalnya dengan memberikan hadiah khusus bagi pelanggan yang sering membeli produk dalam jumlah besar dan sebagainya.
 
Reward yang bisa Kamu terapkan antara lain berupa potongan harga dan diskon, mendapatkan produk gratis dari poin dengan kepemilikan member card atau loyalty card. Untuk pemilik bisnis baru sistem reward juga bisa digunakan loh. Misalnya saat masa sebulan pertama bisnismu dibuka, pelanggan yang mempromosikan melalui media sosial akan diberikan keuntungan tertentu.
 

4. Menghindari Metode Hard Selling

Marketing selalu berkembang sesuai dengan kondisi zaman. Termasuk dalam mensosialisasikan dan mempromosikan produk bisnis, kini kebanyakan pembeli kurang tertarik dengan iklan-iklan yang mengajak langsung atau terkesan memerintah. Sebaiknya hindari kata-kata dan kalimat yang bernada permintaan.
 
Baca Juga: Panduan Menyususn Kerangka Bisnis Bagi Pemula
 
Sebagai contoh, beberapa bulan yang lalu youtuber, influencer, dan entrepreneur Indonesia melakukan strategi unik untuk mensosialisasikan dan mempromosikan brand lipstik/lip balm terbarunya, yaitu “Secondate”. Dibanding melakukan endorsement yang kerap dilakukan para influencer lain, mereka memilih untuk mengkampanyekan brand mereka secara tidak biasa. Yaitu dengan membuat “vandalism” di beberapa titik strategis  ibukota sehingga orang-orang yang melihat menjadi penasaran dan mendorong mereka untuk mencari informasi sendiri mengenai apa itu Secondate. Ya, mereka berhasil membuat konten yang melibatkan emosi. Sehingga calon pelanggan mendapatkan awareness dan tertarik untuk membeli, cara semacam inilah yang dinamakan dengan soft selling.
 

5. Bagi-Bagi Kupon Tetap Penting Dilakukan

Meskipun cara ini terbilang sudah lawas, tapi masih tetap efektif loh sampai hari ini. Siapa yang tidak tergoda dengan potongan harga dan diskon? Untuk itu, cara bagi-bagi kupon ini bisa menjadi cara efektif untuk mensosialisasikan produk barumu loh! Kamu bisa membagikannya dengan pamflet atau brosur dengan potongan kupon.
 
Di pamflet dan brosur bisa dicantumkan informasi brand, produk, atau langsung memasukan nama-nama menu beserta harga. Bagikan selebaran ini pada acara-acara besar seperti di kampus, perusahaan, lembaga, atau organisasi. Dari 100% kupon yang telah dibagikan, biasanya kemungkinan ada 20%-50% yang akan datang.
 

6. Mulai Jadi Sponsor

Cara sosialisasi dan promosi produk baru yang paling efektif tentu saja dengan turun langsung ke lapangan. Caranya dengan menjadi sponsor misalnya. Tidak perlu jadi sponsor acara yang besar, karena diperlukan budget besar pula. Mulai saja dari yang kecil-kecil. Misalnya jika Kamu usaha kuliner tawarkanlah paket makan siang untuk mendukung acara  seperti seminar, workshop atau training di berbagai instansi. Atau jika kamu mendirikan usaha printing, bisa juga mensponsori kebutuhan material cetak kegiatan kemahasiswaan di kampus.
 
Jika kamu mau mencari, selalu banyak institusi  atau lembaga yang dengan senang hati membuka kerjasama seperti ini. Biaya yang dikeluarkan pun tidak akan jauh berbeda dengan kamu memasang iklan di google, atau media lainnya. Dengan begitu, kamu bisa langsung mempromosikan produk baru usahamu sekaligus meminta testimoni mereka. Bagaimana, sekali dayung 2 pulau terlampaui bukan? :)
 
Baca Juga: Bedanya Branding dengan Marketing

 

Apabila Kamu pebisnis ingin mempromosikan dan mensosialisasikan produk baru dengan memanfaatkan social networking dan berbagai kemudahan teknologi, jangan lupa diimbangi dengan metode konvensional ya. Karena teknik promosi dengan mengunakan kupon, brosur, pamflet, dan menggunakan cetak kemasan dengan desain yang unik dan menarik terbukti masih sangat efektif menarik pelanggan. Untuk mendapatkan seluruh kebutuhan cetak tersebut, Kamu bisa menggunakan PrintQoe.com selaku platform cetak online B2B dan B2C pertama di Indonesia. PrintQoe.com tidak hanya menawarkan harga yang murah, tetapi sangat memerhatikan kualitas cetakan ditambah dengan solusi-solusi lain yang ditawarkan dan tidak akan Kamu temukan di tempat cetak online manapun.