4 Hal yang Membuat Skripsi Lancar, Pikiran Tenang

4 Hal yang Membuat Skripsi Lancar, Pikiran Tenang


Jovita Jovita | 28 Aug 2018 | 1767

Skripsi merupakan produk penulisan ilmiah yang menjadi salah satu syarat mutlak calon sarjana untuk mendapatkan gelar Strata 1 (S1), selain diantaranya terdapat Tugas Akhir (TA), Laporan Praktikum/KKN dan lain-lain. Diantara sebagian mahasiswa masih menganggap bahwa skripsi merupakan ‘momok’ yang menakutkan untuk dihadapi, tidak banyak dari mereka yang memutuskan untuk menunda skripsinya hanya karena alasan “belum siap” atau terhenti di tengah-tengah jalan. Faktornya beragam, ada yang terkendala masalah keterbatasan data, pembimbing yang super detail, sibuk menjalani aktifitas eksternal kampus, biaya yang mahal untuk melakukan serangkaian proses pembuatan skripsi, sibuk kuliah sambil kerja dan lain-lain. Untuk bisa menghadapi skripsi dengan lancar, berikut tips-tips yang dirangkum dari berbagai sumber:

  1. Diskusi dengan teman sebaya

Untuk beberapa jurusan, khususnya jurusan yang berkaitan dengan ilmu sosial, berdiskusi merupakan hal yang wajib dilakukan untuk menambah insight serta mengasah ketajaman analisis terhadap suatu fenomena yang terjadi. Berdiskusi dengan teman sebaya dapat mengeliminir kemungkinan penulis/peneliti kehilangan arah penelitian, karena dengan berdiskusi alur pemikiran serta cakrawala pengetahuan berpotensi semakin tepat, hal ini dikarenakan sifat diskusi yang tidak kaku, lebih informal namun tetap in the box. Sebagai catatan, usahakan salah satu teman sebaya merupakan teman mu yang menguasai substansi topik yang akan dibahas ya

2. Bimbingan dengan rutin

Semenjengkelkan seorang pembimbing, mereka adalah orang yang menginginkan kalian menulis skripsi dengan penuh keseriusan agar menjadi karya ilmiah yang dapat bermanfaat secara teoritis maupun praktis. Mereka selalu menginginkan yang terbaik melalui proses yang tidak bisa dibilang gampang. Nah, maka dari itu bimbingan dengan rutin sesuai dengan jadwal maupun atas inisiatif dari kamu. Banyak calon sarjana yang rela untuk mengunjungi rumah dosen pembimbing di waktu pagi, siang maupun malam hari untuk meminta wejangan. Mereka kebanyakan menemukan pattern penelitiannya, dan bisa melalui skripsi dengan lancar.

3. Stop sistem kebut semalam

Substansi skripsi bukanlah paragraph yang kalimatnya berisikan ilham satu malam, melainkan harus melalui serangkaian metode penelitian seperti data display, data reduction hingga data verification. Untuk penelitian kuantitatif, peneliti bahkan harus melakukan serangkaian proses penelitian melalui data sampling, penyebaran kuesioner sampai pengolahan melalui metode statistik. Maka dari itu, tidak disarankan menulis skripsi dengan hanya waktu yang sangat singkat, jadwalkan penulisan serta penelitian sehingga memudahkan peneliti menyelesaikan tujuan penelitiannya dengan tepat waktu dan efektif.  

  1. Gunakan teknologi

Teknologi memang telah mendisrupsi berbagai macam sektor kehidupan. Tidak terkecuali penulisan ilmiah seperti skripsi. Kita tidak perlu lagi untuk mencari buku-buku literasi atau referensi cetak, yang mungkin tidak lagi diterbitkan. Banyak situs-situs yang memberikan e-book gratis, hanya bermodalkan kuota internet kita bisa mencari dan mengunduh buku berbentuk digital tersebut dalam jumlah yang diinginkan. Termasuk juga untuk melakukan printing. Kebanyakan karena tebalnya 1 bundle skripsi, mengakibatkan mahasiswa malas untuk cetak dokumennya di print shop biasa karena alasan terlalu lama, harganya mahal maupun rentan akan virus karena komputer yang dipake bergantian. Kini telah ada solusi print on demand, yang bisa memudahkan kita melakukan cetak dokumen dengan cepat, mudah, aman dan dengan harga terjangkau. Salah satu online printing yang menyediakan print on demand ialah PrintQoe.com. Dengan adanya teknologi, pastinya bisa memudahkan kalian untuk menyelesaikan skripsi. Namun, hal yang paling penting selanjutnya adalah tetap jaga kondisi/kesehatan kamu ya guys, agar segala aktifitas penelitian selalu lancar.