3 Contoh Integrasi Materi Cetak dengan Platform Digital Sebagai Strategi Pemasaran

3 Contoh Integrasi Materi Cetak dengan Platform Digital Sebagai Strategi Pemasaran


Tya | 23 Oct 2019 | 188

Perkembangan teknologi dan informasi yang dinamis menjadikan channel pemasaran dewasa ini kian berubah. Pilihan pemasaran tidak hanya mengunakan media cetak dari hasil cetak digital seperti pamflet, brosur, atau spanduk saja. Tetapi, hampir semua brand berduyun-duyun mulai memanfaatkan internet. Hal ini menyebabkan beberapa orang mulai mempertanyakan apakah materi cetak masih berguna diimplementasikan kepada strategi pemasaran suatu produk bisnis saat ini.

 

Masih Pentingkah Materi Cetak?

Meskipun penjualan internet konsisten dan memperlihatkan hasil yang baik, menariknya materi cetak nyatanya masih dibutuhkan. Menurut penelitian, meskipun pemasaran telah berubah, akan tetapi saluran pemasaran tradisional masih sangat berguna bagi kampanye. Oleh karena itu, tempat cetak digital mulai bermunculan karena melihat potensi bisnis yang besar akan kebutuhan ini.

 

Baca Juga: 5 Alasan Stiker Masih Efektif Sebagai Sarana Promosi di Era Digital

Pendekatan Pemasaran Multichannel

Selain itu, materi cetak digital ini bisa dimaksimalkan menggunakan pendekatan ‘multichannel marketing’. Yaitu, dengan menggunakan campuran saluran tradisional dan modern (online). Cara ini telah dicoba diterapkan oleh berbagai brand ternama dengan hasil yang memuaskan.

 

Untuk melakukannya, perlu perencanaan dan pertimbangan yang matang sehingga tiap saluran berbeda tidak akan memberikan informasi secara berulang. Dalam pendekatan ini, yang menjadi fokus adalah konsistensi pesan gabungan. Kuncinya adalah menghindari teknik ‘copy – paste’ dari selebaran hasil cetak digital ke media sosial. Pelanggan biasanya tidak menginginkan informasi yang sama dari setiap saluran.

 

Ronald Busse, Dosen Sekolah Bisnis Fresenius University of Applied Science, membahas riset terbaru tentang pemasaran multichannel. Ia menunjukan bahwa pelanggan dari satu saluran sekarang mulai beralih ke banyak saluran. Apapun tujuannya, baik untuk melakukan pemesanan maupun hanya mengunjungi toko saja, pendekatan ini tetaplah penting dilakukan di era digitalisasi.

 

Duncan MacOwen dari FESA, juga menyatakan bahwa saat ini bahkan bahan material cetak digital seperti buku, brosur, majalah, sering mengarahkan pembaca ke media digital lain untuk melegkapi pengalaman mereka dengan suara gambar bergerak atau untuk membawa mereka ke platform ritel online.

 

Kolaborasi antara keduanya (media cetak digital dan internet) bisa menambah peluang pemasaran serta menggali pesan komunikasi yang ingin disampaikan. Diperlukan seleksi informasi untuk materi cetak, membuatnya lebih visual untuk menarik perhatian pembaca. Tujuannya adalah, dari materi cetak digital tersebut kemudian akan mengarahkan calon pembeli potensial ke situs website yang lebih mendetail yang mana terdapat call to action (CTA) di dalamnya.

 

Baca Juga: 7 Keunggulan Digital Printing di Percetakan Online

 

Kolaborasi Materi Cetak Digital dan Oline pada Kampanye Pemasaran

 

1. Brosur x Media Sosial

Apa yang ada di pikiranmu ketika mendengar kolaborasi antara brosur dengan media sosial mainstream seperti Instagram, facebook, dan twitter? Kebanyakan dari Kamu pasti hanya membayangkan visual hasil cetak digital brosur diunggah ke dalam platform media sosial bukan? Tidak sesimpel itu.

 

Dalam pemasaran menggunakan media cetak digital seperti brosur, biasanya isi informasi yang terkandung di dalamnya cukup padat to the point. Sedangkan saat mengintegrasikan ke dalam platform media sosial, Kamu harus lebih cerdas untuk mentransformasi pesan tersebut agar lebih mudah diterima oleh publik baik dlam bentuk gambar maupun video. Oleh karena itu, kolaborasi brosur dengan media sosial biasanya membutuhkan penyusun strategi digital yang mengerti trend dan demografi masyarakat.

 

Selain itu, dalam cetakan digital brosur pun bisa disispi informasi akun media sosial Instagram, facebook, dan twitter agar masyarakat bisa mengikuti informasi terbaru mengenai produk yang dipasarkan maupun brand tersebut sendiri.

 

2. Label Produk x QR

Sekarang ini sudah mulai banyak perusahaan yang memasukan label QR Code ke dalam hasil cetak label produknya. Dengan adanya QR Code ini akan memberikan beberapa manfaat. Pertama, produkmu akan memberikan kesan lebih modern, karena telah terintegrasi dengan teknologi terkini.

 

Kedua, calon pembeli potensial tidak perlu kesusahan untuk menuliskan alamat website, baik di chrome handphone maupun komputer. Calon pembeli potensial tinggal menggunakan kamera handphone dengan mengarahkan ke QR Code. Sehingga untuk melihat ritel toko online atau spesifikasi produk menjadi lebih efektif dan efisien. Tidak ada lagi alasan ‘merepotkan’ atau memakan ‘waktu yang lama’ untuk melihat detail produk sebuah brand.

 

Ketiga, dengan memanfaatkan integrasi media cetak digital label produk dengan QR Code ini, maka pemilik brand atau bisnis dapat mengukur seberapa efektifkah pemasaran yang telah dilakukan. Artinya, trafik penjualan bisa dilihat dan dihitung, sekaligus bisa mendapatkan data pelanggan.

 

Baca Juga: 6 Manfaat Cetak Kemasan Minuman untuk Strategi Promosi Bisnis

 

3. Majalah x Situs

Kamu pernah mendengar CNET? Perusahaan ini memiliki situs teknologi nomor 1 di dunia. Meskipun demikian, brand ini tetap menganggap bahwa materi cetak digital tetap penting. Mereka memanfaatlan majalah sebagai media penting dalam ujung tombak pemasaran. Setiap per tiga bulan, CNET meluncurkan majalah yang diberi nama sama, yaitu CNET Magazine yang dimulai dari tahun 2014. Majalah ini terbit secara rutin untuk menyuguhkan konten segar namun berkesan eksklusif. Maksudnya adalah, majalah ini menampilkan konten khusus yang tidak dipublikasikan dalam situs digitalnya hingga waktu yang telah ditentukan.

 

Jika Kamu membutuhkan materi cetak untuk keperluan bisnis, PrintQoe.com dapat mengakomodir segala kebutuhanmu. PrintQoe,com merupakan platform cetak digital online khusus B2B dan B2G pertama di Indonesia yang bisa menyediakan kebuthan cetak publishing dan cetak variabel.