13  Ide Bisnis Menjanjikan Beserta Modal Awal di Tahun 2020

13 Ide Bisnis Menjanjikan Beserta Modal Awal di Tahun 2020


Tya Widianingsih | 09 Mar 2020 | 1335
Bisnis UMKM saat ini memang menjadi perhatian bagi pemerintah. Mengapa? Karena usaha kecil menengah mampu memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian negara. Contohnya, pada saat krisis ekonomi mortgage tahun 2008 di Amerika Serikat yang berdampak terhadap pertumbumbuhan ekonomi global, Indonesia menjadi salah satu negara yang survive karena ketahanan ekonomi masyarakat yang cukup kuat, yaitu UMKM. Dilihat dari sisi Produk Domestik Bruto (PDB) pun, UMKM mampu menyumbang hingga 60% PDB nasional.
 
Untuk itu, bisa dibilang UMKM merupakan bisnis yang sangat menjanjikan bagi masyarakat. Bagaimana tidak, tanpa memiliki modal yang besar pun jika Kamu sungguh-sungguh dalam menjalaninya, bisnis ini bisa memberikan dampak yang besar.
 
Kamu tertarik untuk memulai UMKM tapi tidak tahu ide bisnis apa yang akan dijalankan? Tenang, PrintQoe akan memberikan 13 ide bisnis yang menjanjikan di tahun 2020 beserta kisaran modal yang dibutuhkan. Penasaran? Baca sampai selesai ya!
 

Baca Juga: Mau Berbisnis? Ketahui Dulu Tentang Peraturan Pengusaha Kena Pajak

 

Bidang Kuliner

Ada banyak sekali kisah sukses berbisnis dalam hal kuliner. Yang berawal dari cakupan UMKM, kemudian merambah menjadi UKM hingga bertransformasi menjadi bisnis franchise dalam skala masif dengan penghasilan yang sangat besar setiap bulannya. Usaha bidang kuliner memang terus mengalami pertumbuhan.
 
Hal ini karena makanan merupakan kebutuhan primer masyarakat yang akan selalu dibutuhkan, tidak peduli tren apa yang sedang berkembang. Dengan demikian, ada banyak sekali usaha bidang kuliner yang bisa Kamu jalankan. Seperti makanan berat, camilan, kue, atau memanfaatkan produk makanan yang saat ini sedang tren.
 

1. Minuman Boba

Minuman boba sejak satu tahun terakhir mendadak sangat tinggi animonya. Tidak heran jika kini franchise boba tengah menjadi buronan investor. Boba tea yang merupakan minuman khas Taiwan kini telah tersebar hampir di seluruh Indonesia. Namun hingga saat ini di Jakarta saja jumlah antriannya masih membludak. Bisa dibayangkan bukan bagaimana dengan daerah? Ini bisa menjadi peluangmu lho untuk membuka gerai boba!
 Kamsia Boba
Meskipun tergolong baru, Kamsia Boba mendapat respon positif oleh pasar. Kamsia mengangkat menu boba brown sugar. Paket franchise Kamsia Boba cukup terjangkau lho. Kamu hanya perlu merogoh modal Rp 9 jutaan. Dengan harga paket usaha tersebut, Kamu sudah mendapat bahan baku awal, peralatan, dan booth usaha.
 Boba Pan
Seperti namanya, Boba Pan tidak hanya menyediakan minuman boba. Tapi brand ini juga menyediakan pancake dengan toping boba. Varian rasa minuman Boba Pan didominasi oleh milk tea dan choco cheese. Dengan harga per gelasnya yang mulai dari Rp 15.000-an, Boba Pan tidak kalah enak jika dibandingkan dengan Boba Tea dengan brand yang lebih besar. Dengan harganya yang lebih murah, Boba Pan cocok dijual untuk anak sekolah. Untuk memulai kemitraan ini Kmau memerlukan modal Rp 15 jutaan.
 

2. Tahu Goreng

Tahu goreng bisa dibilang adalah makanan sejuta umat. Tidak banyak orang yang mampu menolak sensasi rasa gurih dari makanan yang berasal dari sari kedelai ini. Salahsatu usaha kemitraan yang bisa dicoba adalah Kuch Kuch Hotahu dan Tahu Kriuk. Hanya dengan merogoh modal awal sekitar 10 juta, Kamu sudah bisa memulai usaha. Dengan melakukan usaha kemitraan atau franchise, Kamu tidak perlu melakukan branding karena pada dasaranya brand mereka telah terpatri dalam benak masyarakat kebanyakan, karena tahu goreng dengan taburan bumbu memang sangat diminati.
 

3. Catering

Bagi yang hobi memasak, Kamu bisa mejajal usaha rumahan yang satu ini. Modal awalnya? Tergantung kepada orderan pertamamu. Yang perlu diingat, terapkan sistem DP, agar untuk keperluan belanja bahan mentah, bumbu dan minyak sayur, Kamu bisa mengunakan uang pelanggan. Jadi sistemnya seperti pre-order. 
 
Untuk pemasarannya, Kamu bisa menggunakan media sosial, dan informasi dari mulut ke mulut. Jika memang dirasa membutuhkan, Kamu bia membuat website dan brosur untuk pemasaran dengan biaya sekitar Rp 5 juta. Kunci keberhasilan di bidang usaha kuliner khususnya catering adalah produk yang berkualitas dan manajemen yang baik.
 

Baca Juga: Bingung Memilih Bekerja atau Berbisnis Pilih Saja Keduanya!

 

Agribisnis

Ide bisnis selanjutnya adalah di bidang agribisnis seperti pertanian, perkebunan dan perternakan. Meskipun bisnis ini tidak menyasar end user seperti bisnis kuliner, namun sektor agribisnis sudah memiliki target market nya sendiri. Kamu tidak perlu kesulitan melakukan branding, karena biasanya pemasok akan datang dengan sendirinya. Untuk itu, Kamu bisa memulai usaha agribisnis sesuai daerah dengan pangsa pasar terdekat. Untuk daerah pasar misalnya, Kamu bisa mencoba usaha bidang sayuran atau ikan seperti lele.
 

1. Bunga dan Tanaman Hias

Kamu hobi berkebun atau mendekorasi? Tampaknya usaha yang satu ini akan cocok. Peluang bisnis ini juga hanya membutuhkan modal yang kecil. Kamu bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk menyimpan tanaman.
 

2. Sayuran Hidroponik

Hidroponik sangat cocok dilakukan untuk Kamu yang tidak memiliki lahan luas. Selain itu, sistem penanaman hidroponik ini biasanya menggunakan sistem pertanian organik. Yang artinya tidak memerlukan pestisida. Sangat cocok dikembangkan mengingat kini masyarakat mulai tertarik pada pola hidup sehat, dimulai dari apa yang mereka makan.
 

3. Budidaya Tanaman Herbal

Jenis tanaman untuk bahan baku minuman memiliki pangsa pasarnya sendiri, apalagi tanaman herbal. Beberapa contohnya adalah: jahe merah, bunga rosela, lidah buaya, kunyit, temulawak, daun sirih, daun mint, dan tanaman rimpang-rimpangan lainnya.
 
 
Untuk menentukan seberapa besar modal awal, tergantung pada beberapa faktor. Seperti skala usaha, target pasar yang dibidik, luas ruangan, dll. Berdasarkan penuturan dari investasiuntung.com dalam skala kecil, Kamu membutuhkan 10-15 juta. Skala menengah 15-30 juta. Skala besar membutuhkan biaya 30-50 juta.
 

4. Budidaya Lele

Usaha ternak lele merupakan salah satu yang menjanjikan. Dengan metode ternak yang tergolong mudah dan cepat, lahan yang tidak terlalu besar, biaya yang dikeluarkan pun cukup terjangkau. Persiapan kolam dalam ternak lele adalah yang paling penting. Jika tidak tepat, resiko kematian lele juga akan tinggi. Salah satu kolam yang mudah adalah kolam terpal. Umumnya, ternak lele sebanyak 100 ekor sebanyak 100 ekor dibutuhkan luas kolam terpal berukuran 2 x 0.6  meter.
 
Caranya? Gali tanah sedalam kurang lebih 0.5 meter, buat rangka kolam dengan kayu/bambu. Selanjutnya pasang terpal pada kolam, pastikan terpal tidak bocor untuk diisi air. Setelah itu kolam jangan langsung digunakan. Diamkan sampai 3 hari supaya zat-zat negatif yang ada di dalam air mengendap.
Rp 1 juta (terpal, bamboo, paku lain-lain)
Modal Operasional
Rp 1 juta (bibit lele, pakan, vitamin)
 
 
Secara garis besar, usaha bidang agribisnis memiliki potensi pasar yang mampu diterima market. Hal ini seharusnya membuat Kamu tidak perlu khawatir. Hanya saja, catatan pentingnya Kamu harus belajar ilmunya terlebih dulu agar bisa memperoleh hasil sesuai dengan apa yang kita harapkan.
 

Baca Juga: Ini Dia 6 Jenis Baju Sablonan yang Harus Kamu Punya

 

Fashion & Kecantikan

Peluang bisnis baigi UMKM selanjutnya adalah bisnis fashion & kecantikan. Kamu bisa memulai usaha fashion dengan skala yang kecil terlebih dahulu. Seperti menjadi dropshipper atau reseller dengan orientasi target lingkungan terdekat. Bisnis fashion & kecantikan memiliki masa depan cerah untuk memberikan peluang yang sangat besar. Kamu tinggal mencermati tren apa yang sedang diminati masyarakat.
 

1. Dropship Fashion & Kecantikan

Bisnis dropship bisa dibilang bukan lagi bisnis modal kecil, melainkan bisnis tanpa modal. Sebab, siapa pun bisa menjalani ini, bahkan tanpa uang sepeser pun. Usaha dropship yang paling menjanjikan salah satunya adalah fashion & kecantikan. Bisnis ini cukup sederhana, Kamu hanya perlu memeasarkan produk dari penjual dan meneruskan pemesanan dan pembayaran dari pembeli ke penjual. Bahkan, Kamu juga tidak perlu repot mengerjakan proses penyediaan atau pengiriman produk.
 
Meskipun tampak mudah, usaha ini tidak bisa disepelekan. Sebagai dropshipper, Kamu harus memahami spesifikasi barang yang dijual, serta memilih supplier terpercaya. Sebab, kualitas produk dan pelayanan supplier akan berdampak terhadap reputasimu juga.
 

2. Aksesori Perempuan

Bisnis yang satu ini, Kamu bisa belajar dari suksesnya pebisnis bernama Kartika Yuswadi. Ia adalah pemilik usaha aksesori berlabel SemoetKetjil. Dilansir dari detik.com, Kartika memulai usaha ini dengan modal awal Rp 1 juta. Kini, Kartika bisa menghasilkan omzet hingga Rp 10 juta setiap bulannya.
 

3. Bisnis Pre-Order

Industri fashion memang tidak aka nada matinya. Namun, membuka bisnis distro atau dengan label sendiri membutuhkan modal yang tidak sedikit. Untuk mengatasi keterbatasan dana, Kamu bisa mengakalinya dengan sistem pre-order. Dengan sistem ini, busana hanya akan diproduksi setelah ada pemesanan. Untuk memangkas biaya produksi. Kamu juga bisa membatasi minimal jumlah pesanan untuk bisa masuk produksi. Dengan begitu modal awal yang Kamu butuhkan tidak akan terlalu besar. Cukup mengeluarkan biaya Rp 5 juta untuk membuat baju pertama untuk kebutuhan foto, branding, dll.
 
 
Jika Kamu menerjuni bisnis ini, ada baiknya jika Kamu rajin-rajin membaca majalah fashion atau mengikuti perkembangannya melalui media online. Dengan begitu, Kamu akan mampu memahami dunia fashion dengan baik
 

Baca Juga: 7 Kerja Part Time yang Cocok untuk Mahasiswa

 

Usaha Jasa

Pernah terbesit bahwa usaha jasa juga merupakan salah satu bentuk UMKM? Tentu saja! Semua bentuk jasa dengan budget tidak lebih dari Rp 50 juta termasuk ke dalam kategori UMKM.

 

1. Jasa Laundry

Di zaman yang serba praktis, masih banyal orang yang berpikir pragmatis. "Dariapda waktu habis untuk mencuci pakaian, mending laundry saja”, sehingga bisnis laundry sangat menjamur. Untuk menuai sukses dalam bisnis ini, Kamu harus pintar mencari celah. Pertama, pangsa pasar, pastikan tempat usahamu terdapat banyak pekerja kantoran atau mahasiswa.
 
Berapa modal yang diperlukan? Kamu bisa memulainya dengan modal sekitar 10 juta. Uang tersebut untuk membeli mesin cuci dan mesin pengering, perangkat pendukung seperti timbangan, deterjen, plastik, setrika dan gaji pegawai.
 

2. Jasa Foto & Video

Jasa yang satu ini bisa dikategorikan ke dalam UMKM. Meskipun sekarang hampir semua orang memegang kamera, tapi belum tentu mampu menghasilkan foto dan video yang bagus. Jasa ini selalu ramai dicari. Tidak hanya untuk foto pra-wedding dan wedding saja, kini segala moment masyarakat menganggap perlu diabadikan oleh jasa fotografer profesional.
 
Untuk memulai usaha ini, yang diperlukan tentu saja peralatan seperti kamera. Tidak perlu membeli kamera seharga ratusan juta beserta segala perangkatnya. Kamu bisa memulainya dengan  kamera digital berharga Rp 20 juta, ditambah aksesori dan 1 buah laptop, Kamu sudah bisa mencoba usaha ini. Bagaimana, modal yang dikeluarkan  bisa kurang dari Rp 50 juta bukan?
 
Untuk kebutuhan cetak, Kamu tidak perlu berinvestasi pada mesin cetak. Kamu bisa bekerja sama dengan PrintQoe.com untuk mencetak foto pelangganmu.
 

3. Jasa Desain/Gambar

Desain atau gambar bisa berupa banyak hal. Tidak hanya logo, banner, dll, akan tetapi bisa berbetuk ilustrasi, komik, lukisan diri, dan masih banyak lagi. Sekarang ini jasa membuat gambar semakin diminati.
 
Eits, berbicara gambar tidak hanya tentang warna yang berasal dari cat air atau krayon saja ya! Lebih canggih, sekarang jasa gambar telah berbentuk digital. Setelah membuatnya di laptop, biasanya konsumen menginginkan produk ke dalam 2 bentuk, digital dan cetak. Apalagi untuk pesanan produk fungsiable dengan desain khusus seperti sarung bantal, baju, mug, dll. Nah, untuk digital, Kamu memang bisa saja mengirimkan langsung melalui email atau menggunakan CD.
 
Namun, untuk produknya Kamu tidak perlu memiliki printer sendiri lho! Kamu bisa menggunakan jasa percetakan digital online seperti PrintQoe.com dan melakukan Pre Order Printing. Kamu bisa mengkostumisassi semua permintaan mulai dari jenis produk, bahan, hingga jenis tinta yang diinginkan. Kamu tertarik? Tinggal hubungi saja printing expert PrintQoe.com di sini.